September 23, 2017

Select your Top Menu from wp menus

Kinerja 2016: BWPT cetak kerugian bersih sebesar Rp389,75 miliar

Britama.com – Emiten perkebunan sawit, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) melaporkan kinerja yang sangat buruk pada tahun 2016 dengan Kerugian bersih yang melonjak 116,84% menjadi Rp389,75 miliar atau Rp(12,36) per saham dibandingkan kerugian bersih pada tahun 2015 yaitu sebesar Rp179,74 miliar atau Rp(5,70) per saham.

Anjloknya kinerja BWPT pada tahun 2016 tersebut terutama diakibatkan dari Beban Lain yang meningkat cukup besar dari Rp437,60 miliar menjadi Rp580,97 miliar, sehingga Perseroan mengalami peningkat Kerugian sebelum Pajak dari Rp203,62 miliar menjadi Rp336,17 miliar. Beban lain terutama dikontribusikan dari Beban Keuangan yaitu sebesar Rp648,78 miliar, naik 38,71% dari Beban Keuangan pada tahun 2015. Dan Pendapatan Pokok Perseroan juga mengalami penurunan dari Rp2,67 triliun menjadi Rp2,54 triliun, sementara itu Laba kotor Perseroan masih mengalami pertumbuhan sebesar 3,43% menjadi Rp593,49 miliar tahun 2016 dari tahun 2015, dan diiringi Laba usaha mengalami peningkatan dari Rp233,98 miliar menjadi Rp244,80 miliar.

Perlu diketahui, Pendapatan Pokok Perseroan terutama dikontribusikan dari Penjualan Minyak Kelapa Sawit yaitu sebesar Rp2,12 triliun pada tahun 2016, turun 7,42% dari tahun 2015, Dan berikutnya berasal dari Penjualan Inti Kenel dengan pendapatan pada tahun 2016 dan 2015 masing-masing sebesar Rp265,50 miliar dan Rp248,46 miliar, sisanya berasal dari Penjualan Tandan Buah Segar yaitu Rp157,71 miliar dan Rp129,55 miliar.

Hingga 31 Desember 2016, Total Aset BWPT tercatat Rp16,25 triliun atau turun 7,46% dari aset tahun 2015, dan Total Utang Perseroan menurun dari Rp10,91 triliun di tahun 2015 menjadi Rp9,99 triliun di tahun 2016.

Related posts