Oktober 21, 2017

Select your Top Menu from wp menus

Kinerja Q1 2017: MPPA mengalami kerugian bersih sebesar Rp176,72 miliar

Britama.com – Emiten Pemilik Hypermart, Food Mart, Boston, SmartClub, FMX, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) melaporkan kinerja yang tidak bagus dengan membukukan peningkatan kerugian sebesar 71,81% menjadi Rp176,72 miliar atau Rp(33) per saham dibandingkan Rp102,86 miliar atau Rp(19) per saham pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan Kinerja MPPA pada Q1 2017 tersebut terutama disebabkan oleh Penurunan Penjualan Perseroan dari Rp3,21 triliun pada Q1 2016 menjadi Rp3,10 triliun pada Q1 2017 atau turun 3,43%, sementara Laba kotor Perseroan masih mengalami peningkatan dari Rp428,25 miliar menjadi Rp433,44 miliar. Akibat Beban usaha yang terlalu tinggi, Perseroan membukukan peningkatan Rugi usaha dari Rp89,68 miliar menjadi Rp217,51 miliar, selanjutnya Laba (Rugi) sebelum pajak juga meningkat dari Rp(106,09) miliar menjadi Rp(237,84) miliar.

Perlu diketaui, Pendapatan Pokok Perseroan terutama berasal dari Penjualan Eceran atau Retail dengan pendapatan pada Q1 2017 dan Q1 2016 masing-masing sebesar Rp2,64 triliun dan Rp2,72 triliun, dan sisanya berasal dari Penjual Grosir.

Pada akhir Maret 2017, Aset MPPA mencapai Rp6,19 triliun, turun 7,61% dari tahun 2016 yaitu sebesar Rp,70 triliun, dan Utang Perseroan menurun dari Rp4,27 triliun di tahun 2016 menjadi Rp3,94 triliun di Q1 tahun 2017.

Related posts