Agustus 23, 2017

Select your Top Menu from wp menus

Laba bersih CTRA turun 32,87% pada Q1 2017

Britama.com – PT Citra Development Tbk (CTRA) melaporkan kinerja yang kurang bagus pada Kuartal I (Q1) 2017 dengan penurunan laba bersih sebesar 32,87% menjadi Rp861,76 miliar atau Rp56 per saham dibandingkan Rp1,28 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan kinerja CTRA pada Q1 2017 tersebut disebabkan penurunan pendapatan Pokok Perseroan sebesar 10,25% menjadi Rp6,74 triliun dari pendapatan Pokok pada Q1 2016 yaitu Rp7,51 triliun, dan diiringi penurunan laba kotor dari Rp3,73 triliun pada Q1 2016 menjadi Rp3,29 triliun pada Q1 2017, selanjutnya Laba Usaha Perseroan menurun dari Rp2,41 triliun menjadi Rp1,85 triliun, serta Laba sebelum Pajak mengalami penuruna dari Rp2,16 triliun menjadi Rp1,50 triliun.

Pendapatan Pokok CTRA terutama dikontribusikan dari Penjualan (Rumah Hunian dan Ruko, Apartemen, Kantor, dan Kapling) senilai Rp5,06 triliun pada Q1 2017, turun 17,46% dari Rp6,13 triliun. Sementara Penjualan terbesar berasal dari Rumah Hunian dan Ruko dengan Pendapatan pada Q1 2017 dan Q1 2016 masing-masing sebesar Rp3,84 triliun dan Rp4,16 triliun, berikutnya adalah Penjualan Apartemen sebesar Rp0,79 triliun dan Rp1,58 triliun, serta sisanya berasal dari Penjualan Kantor dan Kapling. Sedangkan Kontribusi kedua terbesar kepada Pendapatan Pokok berasal dari Recurring Income (Pusat Niaga, Hotel, Rumah Sakit, Kantor, Lapangan Golf dan Lain-lain) yaitu pada Q1 2017 dan Q1 2016 masing-masing sebsesar Rp1,67 triliun dan Rp1,38 triliun. Dari Recurring Income tersebut, Pendapatan dari Pusat Niaga menjadi kontributor terbesar dengan Pendapatan pada Q1 2017 dan Q1 2016 yaitu masing-masing sebesar Rp704,10 miliar dan Rp719,64 miliar.

Pada akhir Maret 2017, Aset CTRA mencapai Rp29,07 triliun, naik 10,70% dari tahun 2016 yaitu sebesar Rp26,26 triliun, dan Utang Perseroan meningkat dari Rp13,21 triliun di tahun 2016 menjadi Rp14,77 triliun di Q1 tahun 2017.

Related posts