Oktober 23, 2018

Select your Top Menu from wp menus

Penawaran Umum Perdana (IPO) Saham PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA)

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) dilakukan oleh PT Lautandhana Securindo (YJ) dan PT Mega Capital Sekuritas (CD) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

Kegiatan
Tanggal
Tanggal Efektif
28 Apr 2017
Masa Penawaran
03 – 09 Mei 2017
Tanggal Penjatahan
12 Mei 2017
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik
15 Mei 2017
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan
15 Mei 2017
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
16 Mei 2017

Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 550.000.000 lembar saham baru dengan Nilai Nominal Rp100,- dan Harga Penawaran Rp200,- per saham.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham akan digunakan seluruhnya untuk: 1.) Sekitar 97℅ untuk penyertaan modal pada Anak Perusahaan untuk kebutuhan porsi pembiayaan untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) dan belanja modal untuk penguasaan, pembebasan lahan, pengembangan proyek pada seluruh proyek pembangkit listrik; dan 2.) Sisanya untuk modal kerja.

PT Terregra Asia Energy didirikan pada tahun 1995 dengan nama PT Mitra Megatama Perkasa. Kantor pusat PT Terregra Asia Energy berlokasi di Lippo Puri Tower #0905 Jl. Puri Indah Raya Blok U1-3 St. Moritz CBD West, Jakarta 11610 – Indonesia.

Ruang lingkup kegiatan usaha PT Terregra Asia Energy adalah bergerak di bidang ketenagalistrikan, perdagangan, pembangunan dan jasa yang berhubungan dengan pembangkit listrik. Kegiatan utama PT Terregra Asia Energy yaitu jasa teknis & pemasok suku cadang pembangkit listrik untuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pembangkit Listrik tenaga Air dan Mini Hidro.

Sebelum Penawaran Umum Perdana, saham PT Terregra Asia Energy dimiliki oleh PT Terregra Asia Equity (58,00%), Lasman Citra (12,50%), Djani Sutedja (12,50%), Iwan Sugiarjo (8,05%), Roy Petrus Chalim (4,45%), PT Surya Fajar Capital (3,00%) dan Christin Soewito (1,50%).

Related posts