Oktober 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Perhatikan transaksi GIAA, JSMR, UNVR dan WIKA pada hari ini (02/05/2017)

Britama.com – Garuda Indonesia Tbk (GIAA): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bullish, Candle Bullish 3 Outside Up, Penutupan di atas 355, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas, selama di bawah 30. Penurunan di bawah 332 peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 364-370 target 377-386 stop loss di bawah 332.

Jasa Marga Tbk (JSMR): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic oversold, Candle Shooting star, Penutupan di atas 4495, trend volume meningkat, masih dukung kerawanan koreksi dan membatasi peluang rebound terbatas selama di bawah 5000. Peluang penurunan di bawah 4300 untuk ajang akumulasi. Rekomendasi: Beli 4590-4675 target 4765-4920 stop loss di bawah 4.300.

Unilever Indonesia Tbk (UNVR): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Bullish, Candle Dragonfly Doji, Penutupan di atas 43000, trend volume menurun, masih dukung peluang kenaikan terbatas selama di bawah 47500. Rekomendasi: Beli 44000-44800 target 45600-46850 stop loss di bawah 41250.

Wijaya Karya Tbk (WIKA): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic oversold, Candle Double bottom, Penutupan di bawah 2440, trend volume meningkat, dapat dorong peluang rebound terbatas dan rawan profit taking, selama di bawah 2565. Penurunan di bawah 2200, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 2345 – 2385 target 2430-2490 stop loss di bawah 2200.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (28/04/2017), sebagai berikut: GIAA asing (jual Rp0 dan beli Rp0), JSMR asing (jual Rp4,04 miliar dan beli Rp37,58 miliar), UNVR asing (jual Rp37,89 miliar dan beli Rp37,78 miliar), WIKA asing (jual Rp9,29 miliar dan beli Rp6,87 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts