Juli 18, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (03/07/2017) : cermati saham ANTM, LPKR, PGAS, dan TLKM

Britama.com – Aneka Tambang Tbk (ANTM): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic oversold, Candle Bullish Piercing Line, Penutupan di bawah 735, trend volume meningkat, dapat dorong peluang koreksi terbatas selama di atas 750. Penurunan di bawah 650, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 685-700 target 715-730 stop loss di bawah 650.

Lippo Karawaci Tbk (LPKR): Trend Netral & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Long Legged Doji, penutupan dibawah 700, trend volume meningkat, dapat dorong peluang rawan koreksi selama di bawah 715. Penurunan di bawah 615, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 650-665 target 680-695 stop loss di bawah 615.

Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Trend Netral & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Three Black Crows, penutupan di bawah 2.355 trend volume menurun, dapat dorong peluang rawan koreksi selama di bawah 2420. Penurunan di bawah 2075, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 2225-2275 target 2325-2400 stop loss di bawah 2075.

Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Inverted Hammer, Penutupan di bawah 4650, trend volume menurun, dapat dorong peluang koreksi terbatas selama di bawah 4800. Penurunan di bawah 4160, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 4475-4550 target 4640-4765 stop loss di bawah 4160.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (22/06/2017), sebagai berikut: ANTM asing (jual Rp0,27 miliar dan beli Rp0,13 miliar), LPKR asing (jual Rp3,25 miliar dan beli Rp7,82 miliar), PGAS asing (jual Rp35,29 miliar dan beli Rp12,98 miliar), TLKM asing (jual Rp190,32 miliar dan beli Rp85,84 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts