November 16, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hingga Semester I, Bank Arto masih merugi

Britama.com – Bank Atos Indonesia Tbk (ARTO) mencatatkan kerugian sampai semester I 2017 karena banyak mengalokasikan pembentukan cadangan. Seiring dengan selesainya proses penyelesaian kredit bermasalah, perseroan menargetkan untuk bisa kembali meraih laba bersih pada akhir tahun 2017.

Hingga semester I 2017 ARTO itu mencatatkan penurunan rugi bersih menjadi Rp5 miliar dibandingkan semester I 2016 senilai Rp12,91 miliar.

Bank Artos mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 2,14% YoY menjadi Rp494,66 miliar. Dana pihak ketiga (DPK) tumbuh sebesar 19,3% menjadi Rp 649,28 miliar.

Rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) mulai turun menjadi 110,16% dibandingkan dengan semester I 2016 sebesar 130,42%, sedangkan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) mengalami penurunan menjadi sebesar 4,39% dibandingkan dengan sebelumnya sebesar 5,59%. Perseroan menargetkan pada akhir tahun 2017 posisi NPL sudah membaik dengan level maksimal 2%.

Posisi NPL gross perseroan mengalami kenaikan menjadi 7,57% dibandingkan dengan periode sama pada tahun 2016 yang sebesar 6,73%. NPL net perseroan berada pada kisaran 4,75% dibandingkan dengan periode sama tahun 2016 sebesar 4,14%.

Related posts