Oktober 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

BBCA akan mengkaji ulang biaya pengisian saldo uang elektronik

Britama.com – Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih mengkaji rencana pengenaan biaya pengisian saldo uang elektronik (e-money) seiring dengan keputusan Himpunan Bank-bank Negara (Himbara) untuk tidak memungut biaya isi ulang e-money tersebut.

Perseroan mengalokasikan dana untuk e-money BCA, Flazz, mencapai Rp80 miliar tiap tahun. Dana tersebut termasuk untuk pemeliharaan (maintanance) mesin EDC (Electronic Data Capture).

BCA akan tetap melihat ke depan dengan memprioritaskan kepentingan nasabah, tetapi tidak menutup kemungkinan membebankan biaya isi ulang e-money ke nasabah.

Related posts