November 24, 2017

Select your Top Menu from wp menus

Penawaran Umum Perdana (IPO) Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS)

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) dilakukan oleh PT Kresna Sekuritas (KS) dan Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM / LG) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

Kegiatan
Tanggal
Tanggal Efektif
24 Okt 2017
Masa Penawaran
26 – 27 Okt 2017
Tanggal Penjatahan
30 Okt 2017
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik
31 Okt 2017
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan
31 Okt 2017
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
01 Nov 2017

Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 216.983.300 lembar saham baru dengan Nilai Nominal Rp100,- dan Harga Penawaran Rp1.385,- per saham.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham, akan digunakan seluruhnya, 1). Sekitar 60% untuk peningkatan modal kerja, antara lain untuk pembiayaan piutang usaha kepada pelanggan pihak ketiga, persediaan barang dagang dan uang muka pembelian barang dagang kepada pemasok pihak ketiga; 2). Sekitar 30% untuk meningkatkan teknologi komunikasi informasi, pembelian hardware dengan pihak ketiga dan software yang berkaitan dengan komunikasi; dan 3). Sisanya untuk pengembangan dan pembinaan Sumber Daya Manusia, diantaranya untuk pelatihan dan training bagi karyawan Perseroan.

PT M Cash Integrasi didirikan pada tanggal 01 Juni 2010. Kantor pusat PT M Cash Integrasi berlokasi di AXA Tower Lt. 7, Kuningan City Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18, Setiabudi, Jakarta 12940, Indonesia.

Ruang lingkup kegiatan usaha PT M Cash Integrasi adalah bergerak dalam bidang usaha Distribusi Produk Digital dan E-commerce.

Sebelum Penawaran Umum Perdana, saham PT M Cash Integrasi dimiliki oleh PT 1 Inti Dot Com (28,00%), PT Kresna Usaha Kreatif (17,60%), Martin Suharlie (12,00%), PT Hero Intiputra (12,00%), PT Jas Kapital (12,00%), PT Kresna Karisma Persada (10,00%), PT Gratia Tujuhbelas Februari (6,00%) dan PT Pesona Indonesia Pertiwi (2,40%).

Related posts