September 20, 2018

Select your Top Menu from wp menus

Laba bersih BBRI mencapai Rp29,04 triliun

Britama.com – Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) kembali melanjutkan kinerja positifnya. Di sepanjang 2017 bank pelat merah ini mampu mengantongi laba bersih konsolidasian sebesar Rp29,04 triliun atau tumbuh 10,7% dari tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba bersih didukung oleh penyaluran kredit, Tercatat penyaluran kredit bank berkode BBRI itu secara konsolidasi hingga akhir 2017 Rp739,3 triliun, tumbuh 11,4% dari posisi di 2016 sebesar Rp663,4 triliun.

Penyaluran kredit tersebut masih didominasi oleh penyaluran kredit mikro yakni sebesar Rp239,5 triliun, kredit konsumer Rp114,6 triliun, kredit ritel dan menengah Rp197,8 triliun dan kredit korporasi Rp187,4 triliun.

Kinerja keuangan lainnya juga sehat, loan to deposit rasio (LDR) kita 87,8%, dan CAR (capital adequacy ratio/rasio kecukupan modal) cukup, 22%.

Bank BUMN itu juga masih berupaya untuk menjaga kualitas penyaluran kreditnya. Tercatat rasio kredit bermasalah atau NPL gross konsolidasian pada akhir Desember 2017 sebesar 2,2%.

BRI juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp69,4 triliun kepada lebih dari 3,7 juta debitur baru selama periode Januari hingga Desember 2017. Dari jumlah KUR yang telah disalurkan tersebut, sebesar 41% telah digunakan untuk sektor produktif.

Selain itu, BRI juga menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) disepanjang 2017 secara konsolidasi sebesar Rp841,7 triliun atau tumbuh 11,5% dari tahun sebelumnya. Dari DPK itu didominasi oleh dana murah (CASA) dengan pors mencapai 59%.

Sementara total aset perseroan hingga akhir 2017 sebesar Rp1.126,2 triliun naik 12,2% dari posisi akhir 2016 sebesar Rp1.003,6 triliun. Sedangkan fee base income BRI tumbuh 13,2%, dari Rp9,2 triiiun di akhir 2016 menjadi Rp10,4 triliun di akhir 2017.

Related posts