Februari 18, 2018

Select your Top Menu from wp menus

Indeks LQ-45 Stagnan, Saham Hanson International Melonjat 36,59 Persen

britama.com, 12-Feb-2018, Indeks LQ-45 ditutup turun 0,31 poin (-0,03%) ke level 1.097,35 dengan total transaksi sebesar Rp4,89 triliun dan investor asing tercatat keluar sebanyak Rp596,39 miliar (jual bersih Rp549,23 miliar di Pasar Reguler dan Rp47,16 miliar di Pasar Nego). Level tertinggi Indeks LQ-45 pada perdagangan hari ini adalah 1.100,20 dan level terendah berada di 1.094,37.

Dari 45 emiten yang masuk dalam perhitungan indeks LQ-45 (Periode Februari s/d Juli 2018), terdapat 12 emiten yang turun. Sementara, emiten yang naik sebanyak 26 emiten dan 7 emiten lainnya tetap.

Emiten yang mengalami pelemahan terbesar, yaitu: Tri Polyta Indonesia Tbk (TPIA), Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) dan United Tractors Tbk (UNTR), yakni masing-masing melemah sebesar -9,36%, -3,78% dan -2,46%. Sedangkan emiten yang mengalami penguatan paling banyak adalah Hanson International Tbk (MYRX) sebesar +36,59% dan Bumi Resources Tbk (BUMI) +8,67%.

Emiten LQ-45 yang paling banyak dijual oleh investor asing di Pasar Reguler, yaitu: Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan nilai jual bersih sebesar Rp104,89 miliar, United Tractors Tbk (UNTR) Rp79,97 miliar dan Astra International Tbk (ASII) Rp62,49 miliar. Adapun emiten yang paling banyak dibeli, diantaranya: Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp17,00 miliar, disusul Indika Energy Tbk (INDY) Rp16,36 miliar.

Unduh: Transaksi Emiten Indeks LQ45 12-Feb-2018

Related posts