Agustus 19, 2018

Select your Top Menu from wp menus

PGAS gugat Petronas Carigali Muriah Ltd ke Abitrase

Britama.com Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melayangkan gugatan ke pengadilan arbitrase terkait permasalahan ganti rugi dalam kontrak transportasi gas (gas transportation agreement/GTA) di Lapangan Kepodang Blok Muriah. Meski demikian PGAS belum bisa memastikan sudah sampai mana proses arbitrase tersebut berlangsung.

Sebelumnya PGN telah melayangkan surat kepada Petronas Carigali Muriah Ltd terkait pembayaran kewajiban minimum, karena tidak terpenuhinya realisasi penyaluran gas bumi dari Lapangan Kepodang di Blok Muriah.

PGN, selaku pemegang 80% saham PT Kalimantan Jawa Gas (KJG) yang mengelola pipa gas dari lapangan tersebut, menyebut total kewajiban yang belum dibayar oleh Petronas sebesar USD8,8 juta untuk 2016 dan USD21,5 juta untuk 2017. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berusaha membantu mediasi.

Bersama dengan Petronas Petrolium Nasional Berhad (Petronas) telah memiliki 2 opsi untuk menyelesaikan kondisi kahar di Lapangan Kepodang, Blok Muriah.

Dua pilihan solusi tersebut diharap dapat mengurangi kerugian kedua belah pihak, yaitu Petronas sebagai operator dan PT Kalimantan Jawa Gas (KJG) sebagai pemilik pipa. Namun mediasi dianggap gagal dan terpaksa menempuh jalur persidangan arbitrase.

Related posts