Desember 15, 2018

Select your Top Menu from wp menus

JECC merevisi target pendapatan tahun ini

Britama.com – Jembo Cable Company Tbk (JECC) merevisi proyeksi pendapatan tahun ini menjadi turun 5%, sebelumnya perseroan menargetkan pendapatan tahun ini akan naik 19.04% menjadi Rp2,5 triliun.

Meski secara volume terjadi peningkatan permintaan, revisi tersebut disebabkan faktor nilai Rupiah yang terdepresiasi membuat harga bahan baku naik. Sedangkan dalam kontrak pembelian kabel dengan PLN dan Telkom menggunakan acuan USD Rp13.000/USD dan harga jual tersebut tidak bisa dinaikkan untuk produk yang sudah kontrak di awal tahun. Bahan baku seperti tembaga dan juga aluminium meski dari dalam negeri namun menggunakan acuan harga USD.

Hingga Juni tahun 2018, kenaikan bahan baku mencapai 13,7% YoY untuk bahan baku tembaga serta sebesar 19,9% untuk produk aluminium. Per September 2018, penjualan ke PLN mampu menyumbang 40% dari total penjualan dan juga Telkom menyumbang 10%. Sedangkan 30% penjualan ke distributor dan ke pasar bebas (free market) 20%.

Saat ini perseroan memproduksi 3 jenis kabel dengan kapasitas produksi kabel tembaga 10.000 ton per tahun. Untuk pabrik kabel aluminium mampu memproduksi 15.000 ton per tahun. Sedangkan untuk kabel fiber optic mencapai 2 juta kilometer single fiber per tahun.

Untuk ke depan perseroan akan meningkatkan nilai pendapatan dari distributor mengingat tidak ada kontrak yang mengikat dan bisa ditentukan margin keuntungan yang didapat. Saat ini JECC memiliki 2 distributor dan akan dimaksimalkan sehingga kontribusi pendapatan dari distributor dapat mencapai 50% dari total pendapatan.

Related posts