Maret 19, 2019

Select your Top Menu from wp menus

MAYA kena denda hingga Rp500 juta akibat pembatalan dividen

Britama.com – Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) mendapat sanksi berupa denda hingga Rp500 juta oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) akibat membatalkan rencana pembagian dividen interim 2018 yang sebesar Rp35 per lembar saham.

Pembatalan pembagian dividen tersebut atas saran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pertimbangan penerapan IFRS 9 yang akan diterapkan di tahun 2020, khususnya kewajiban penambahan cadangan secara bertahap.

Per September 2018, MAYA mencatatkan rasio kredit bermasalah (NPL) gross 4,5%. Dengan demikian, rasio pencadangan sebesar 22,3% atau sebesar Rp1,5 trilun.

Dengan rencana penerapan IFRS 9 maka pencadangan MAYA tahun 2019 ditargetkan naik 50% dari saat ini. Untuk itu MAYA membatalkan pembagian dividen tersebut guna memperkuat struktur permodalan untuk mendukung ekspansi usaha di masa mendatang.

Related posts