Oktober 16, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

PTBA tengah mengajukan perubahan harga jual rata-rata batubara

Britama.com – Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) tengah mengajukan perubahan harga jual rata-rata batu bara tahun 2019 ke perusahaan induk akibat harga batu bara dunia yang sedang mengalami penurunan.

Pengajuan tersebut dinilai perlu dilakukan karena tidak sebanding dengan penyusunan harga jual rata-rata batubara perseroan 2019. Perseroan saat itu menetapkan harga jual rata-rata batubara USD90 per ton, sementara harga acuan per Agustus ini telah menyentuh level USD72,67 per ton sehingga menekan pendapatan serta laba bersih.

Disamping itu, perseroan juga akan melakukan revisi target pendapatan dan laba bersih tahun 2019. Meskipun demikian PTBA tidak akan melakukan perubahan target penjualan tahun 2019 sebesar 28,3 juta ton.

PTBA memproses pembangunan dua proyek PLTU di kawasan Muara Enim dan Halmahera Timur. Nilai investasi kedua proyek tersebut mencapai USD2,03 miliar.

PLTU pertama adalah PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 di Muara Enim dengan investasi USD1,68 miliar. Commercial operation date ditargetkan 2021 untuk unit I dan untuk unit II pada 2022.

Selain itu, PTBA bekerjasama dengan Aneka Tambang Tbk (ANTM) untuk membangun PLTU Feni di Halmahera Timur. Proyek ini memiliki kapasitas PLTU 3×60 MW dan PLTD 3×17 MW. Proyek ini membutuhkan investasi USD350 juta.

Related posts