Oktober 19, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

TINS segera bangun pabrik pengolahan mineral logam tanah jarang

Britama.com – Timah Tbk (TINS) segera membangun pabrik pengolahan mineral logam tanah jarang atau rare earth di Kepulauan Bangka Belitung pada kuartal III/2019.

Fasilitas pengolahan tersebut akan memisahkan logam tanah jarang dan unsur radioaktif uranium atau thorium dari mineral monasit yang merupakan produk ikutan dalam penambangan bijih timah. Hasilnya adalah senyawa logam tanah jarang berbentuk senyawa karbonat.

Untuk membangun fasilitas ini hingga selesai, perseroan menyiapkan anggaran Rp100-200 miliar yang berasal dari penerbitan obligasi dan sukuk yang dilaksanakan belum lama ini. Adapun pembangunan fasilitas oksidasi logam tanah jarang ini membutuhkan waktu satu tahun.

TINS memutuskan untuk menahan volume ekspor dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini dilakukan dengan harapan harga komoditas timah yang terus melemah di pasar internasional akan terkoreksi. Dari periode Juli, perseroan sudah melakukan penekanan volume hingga 20% dan bila harga tetap tidak membaik, perusahaan akan mengurangi volume ekspor hingga 1.000-2.000 ton.

Related posts