November 22, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Penawaran Umum Perdana (IPO) Saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX)

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) dilakukan oleh PT Kresna Sekuritas (KS) dan Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM / LG) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

Kegiatan
Tanggal
Tanggal Efektif
11 Okt 2019
Masa Penawaran
14 – 16 Okt 2019
Tanggal Penjatahan
18 Okt 2019
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik
18 Okt 2019
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan
18 Okt 2019
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
21 Okt 2019

Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 2.692.307.700 lembar saham baru dengan Nilai Nominal Rp10,- dan Harga Penawaran Rp230,- per saham.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham, akan digunakan seluruhnya, sebagai berikut: 1. Sekitar 75% untuk peningkatan modal kerja, antara lain untuk pembelian persediaan barang dagang dan peripheral pendukung proyek; 2. Sekitar 20% untuk investasi di bidang teknologi informasi, antara lain pengembangan berkelanjutan dan ekosistem pendukung; dan 3. Sekitar 5% untuk pengembangan dan pembinaan Sumber Daya Manusia.

PT Digital Mediatama Maxima didirikan pada tanggal 15 September 2015 dengan nama PT Digital Marketing Solution. Kantor pusat PT Digital Mediatama Maxima berlokasi di Axa Tower Lt. 7, Jl. Prof. DR. Satrio No. 18, Jakarta 12940, Indonesia.

Ruang lingkup kegiatan usaha PT Digital Mediatama Maxima adalah bergerak dalam bidang jasa penyedia platform media digital. Saat ini, kegiatan usaha utama DMMX adalah penyedia platform digital trade marketing dan pengiklanan berbasis cloud. Perseroan memiliki empat jenis jasa yang diberikan kepada pelangganya, yaitu managed service (layanan end-to-end yang dimulai dari penjualan hardware hingga ke sistem operasi), infrastructure as a service (sistem sewa-pakai infrasktruktur seperti kios digital dan juga penyediaan layanan end-to-end seperti sistem operasi, pemeliharan infrastruktur dan pengelolaan konten), advertising exchange hub (penyediaan bursa pengiklanan dengan memanfaatkan aset infrastruktur klien secara maksimal) dan trade marketing (penyediaan program pemasaran perdagangan business-to-business (B2B) termasuk pengiklanan dan promosi pemasaran).

Sebelum Penawaran Umum Perdana, saham PT Digital Mediatama Maxima dimiliki oleh PT Jaya Distribusi Ritel (40,00%), NFC Indonesia Tbk (NFCX) (30,00%), PT Kresna Jubelium Indonesia (25,00%) dan M Cash Integrasi Tbk (MCAS) (5,00%).

Related posts