Juni 02, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

PTPP menargetkan kontrak baru Rp40 triliun, WSKT menargetkan hingga Rp50 triliun

Britama.com – Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) menargetkan kontrak baru sebesar Rp40 triliun dan sampai dengan Februari 2020 sudah memperoleh kontrak baru senilai Rp3,4 triliun.

Kendati optimis, perseroan tetap bersikap antisipatif terhadap sejumlah risiko negatif dari mewabahnya virus corona. Salah satunya, importasi mesis dari China untuk pengerjaan proyek engineering, procurement, construction (EPC) pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Kendati demikan, proyek EPC yang dikerjakan PTPP saat ini masih berada dalam fase pekerjaan sipil sehingga perseroan masih belum membutuhkan impor mesin dari China dalam waktu dekat. Disamping itu, PTPP juga mengantisipasi kenaikan harga bahan baku besi akibat tersendatnya lalu lintas barang dari China.

Adapun Waskita Karya Tbk (WSKT) menargetkan nilai kontrak baru sebesar Rp45-50 triliun pada tahun ini yang mayoritas proyek akan berasal dari dalam negeri sehingga relatif lebih mungkin dicapai dibadingkan dengan kontrak dari luar negeri.

Terkait dampak corona, WSKT mengemukakan wabah tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap rantai pasokan bahan produksi. Dengan banyaknya proyek nonteknologi tinggi yang dikerjakan saat ini, perseroan tidak memiliki persoalan pasokan karena mayoritas disuplai material lokal.

Di sisi lain, potensi kontrak luar negeri berisiko terhambat akibat wabah corona. Salah satunya, proyek kereta api di Filipina yang pengumuman pemenang tendernya ditargetkan pada kuartal I/2020. Namun, saat ini Filipina telah memberlakukan lockdown guna mengantisipasi penyebaran virus corona.

Related posts