November 23, 2017

Select your Top Menu from wp menus
Indeks Saham

Sekarang ini PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki 15 jenis indeks harga saham yang secara terus menerus disebarluaskan melalui media cetak maupun elektronik, sebagai salah satu pedoman bagi investor untuk berinvestasi di pasar modal. Adapun ke lima belas jenis indeks tersebut adalah:

  1. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Menggunakan semua Perusahaan Tercatat sebagai komponen perhitungan Indeks. Agar IHSG dapat menggambarkan keadaan pasar yang wajar, BEI berwenang mengeluarkan dan atau tidak memasukkan satu atau beberapa Perusahaan Tercatat dari perhitungan IHSG. Dasar pertimbangannya antara lain, jika jumlah saham Perusahaan Tercatat tersebut yang dimiliki oleh publik (free float) relatif kecil sementara kapitalisasi pasarnya cukup besar, sehingga perubahan harga saham Perusahaan Tercatat tersebut berpotensi mempengaruhi kewajaran pergerakan IHSG.
  2. Indeks Sektoral, menggunakan semua emiten yang ada pada masing-masing sektor.
    1. Sektor-sektor Primer (Ekstraktif)
      • Pertanian
      • Pertambangan
    2. Sektor-sektor Sekunder (Industri Pengolahan / Manufaktur)
      • Industri Dasar dan Kimia
      • Aneka Industri
      • Industri Barang Konsumsi
      • Manufaktur
    3. Sektor-sektor Tersier (Industri Jasa / Non-manufaktur)
      • Properti dan Real Estate
      • Transportasi dan Infrastruktur
      • Keuangan
      • Perdagangan, Jasa dan Investasi
  3. Indeks LQ45, menggunakan 45 emiten yang dipilih berdasarkan pertimbangan likuiditas dan kapitalisasi pasar, dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan.
  4. Jakarta Islamic Index (JII), menggunakan 30 emiten yang masuk dalam kriteria syariah (Daftar Efek Syariah yang diterbikan oleh Bapepam-LK) dan termasuk saham yang memiliki kapitalisasi besar dan likuiditas tinggi.
  5. Indeks Kompas100, menggunakan 100 emiten yang dipilih berdasarkan pertimbangan likuiditas dan kapitalisasi pasar, dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan.
  6. Indeks BISNIS-27, menggunakan 27 emiten yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu dan merupakan kerja sama antara PT Bursa Efek Indonesia dengan Harian Bisnis Indonesia
  7. Indeks PEFINDO25, menggunakan 25 emiten yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu dan merupakan kerja sama antara PT Bursa Efek Indonesia dengan lembaga rating PEFINDO
  8. Indeks SRI-KEHATI, menggunakan 25 emiten yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu dan merupakan kerja sama antara PT Bursa Efek Indonesia dengan Yayasan KEHATI.
  9. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), menggunakan emiten yang masuk dalan Daftar Efek Syariah (DES) yang di keluarkan oleh BAPEPAM-LK.
  10. Indeks IDX30, menggunakan 30 emiten yang emitennya dipilih dari Indeks LQ-45.
  11. Indeks Infobank15, mengukur performa harga dari 15 emiten unggulan bank-bank dan merupakan kerja sama antara BEI dengan PT Infoarta Pratama (penerbit Majalah Infobank)
  12. Indeks SMinfra18, mengukur performa harga dari 18 emiten yang bergerak dalam bidang infrastruktur dan penunjangnya dan merupakan kerja saham antara BEI dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI).
  13. Indeks Papan Utama, menggunakan emiten yang masuk dalam kriteria papan utama.
  14. Indeks Papan Pengembangan, menggunakan emiten yang masuk dalam kriteria papan pengembangan.
  15. Indeks Individual, yaitu indeks harga saham masing-masing emiten.