November 21, 2018

Select your Top Menu from wp menus

Industri Otomotif Asean berkembang cepat

Pada saat laju perkembangan pasar otomotif global sedang melambat, industri otomotif ASEAN yang sebelumnya relatif sepi kini sedang sibuk kerja lembur dan maju pesat ke arah menjadi pasar otomotif terbesar ke-6 di dunia. Menurut prediksi lembaga yang kompeten, Asia Tenggara diharapkan bisa menjadi pasar otomotif terbesar ke-6 di dunia tahun 2018 bila laju perkembangan sekarang ini terus berlanjut. Pada waktu itu, total penjualan mobil di kawasan Asia Tenggara akan mencapai 4,7 juta unit, meningkat hampir 200 persen daripada tahun 2011 yang mencatat 2,4 juta unit.

Jumlah penjualan mobil baru di pasar ASEAN, terutama Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina dan Vietnam semester pertama tahun ini tercatat 1,57 unit, meningkat 21 persen daripada masa sama tahun lalu. Selain itu, perusahaan-perusahaan otomotif lama dan baru di seluruh dunia telah mempercepat langkahnya untuk membangun dan memperluas pabrik di negara-negara ASEAN terdorong oleh prospek perkembangan pasar otomotif ASEAN dan digulirkannya kebijakan-kebijakan preferensial oleh pemerintah negara-negara tersebut. Statistik menunjukkan, jumlah penjualan mobil baru di Thailand setelah banjir besar yang lalu meningkat 40 persen, dan jumlah penjualan bulan Juli melebihi 131.000 unit, mencatat rekor baru bulanan, atau meningkat 80,6 persen daripada bulan sebelumnya. Kementerian Perindustrian Thailand memperkirakan jumlah produksi mobil negara tersebut tahun ini akan mencapai dua juta unit, dan menjadi produsen otomotif terbesar ke-9 di dunia. Terdorong oleh iklim ekonomi yang stabil, langkah-langkah dorongan yang digulirkan pemerintah dan meningkatnya penghasilan masyarakat, jumlah penjualan mobil di Indonesia tahun 2011 mencapai 890.000 unit, dan jumlah penjualan mobil baru tahun ini diperkirakan akan meningkat sedikitnya 6,5 persen, sedang jumlah penjualan tahun depan diprediksi akan mencapai 1,6 juta unit. Malaysia terus menerus menurunkan bea masuk dan pajak konsumsi, dan sedang mengembangkan pasar mobil bermesin kecil di bawah 2 liter.

Negara-negara ASEAN yang mulai mengembangkan industri otomotif lebih lambat telah melakukan upaya keras dalam waktu panjang untuk mengembangkan industri otomotif nasional, dan telah mencapai hasil yang nyata. Industri otomotif berjasa dalam meningkatkan penerimaan pajak negara, mendorong kemajuan ekonomi nasional dan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat, serta mendorong perkembangan industri-industri lain dan kemajuan teknologi. Namun sementara itu perlu disadari pula, sejalan dengan tingkat pertambahan mobil di atas 2,4 juta unit per tahun serta tingkat pertambahan speda motor yang lebih besar jumlahnya, negara-negara di kawasan Asia Tenggara juga menghadapi tantangan dan krisis potensial yang belum pernah ada sebelumnya di bidang lingkungan ekologi dan kehidupan, dasar perkembangan ekonomi secara berkelanjutan dan konsumsi sumber daya alam.(CRI)

Related posts