Juni 20, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

DGIK cetak kenaikan laba bersih menjadi Rp45,16 miliar Semester I 2014

Britama.comPT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk / DGIK membukukan laba bersih sebesar Rp45,16 miliar atau Rp8,18,- per saham pada Semester I tahun 2014. Laba bersih Semester I tahun 2014 menunjukan pertumbuhan kinerja DGIK sebesar 20,75% bila dibandingkan dengan laba bersih pada Semester I tahun 2013 sebesar Rp37,40 miliar atau Rp6,77,- per saham.

Hal ini disebabkan oleh Pendapatan Pokok mengalami kenaikan 57,20% menjadi Rp 1,04 triliun Semester I 2014, dan Laba Proyek bersama mengalami kenaikan dari Rp2,48 miliar menjadi Rp9,90 miliar. Beban Pokok perseroan mengalami kenaikan dari Rp581,96 miliar menjadi Rp919,19 miliar. Beban usaha perseroan hanya mengalami kenaikan sedikit dari Rp21,48 miliar menjadi Rp47,79 miliar. Pendapatan (Beban) Bunga mengalami kenaikan dari Rp(4,81) miliar menjadi Rp(8,92) miliar.

DGIK merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi, industri, perdagangan, agen/perwakilan, real estate, pertambangan, investasi dan jasa lain. Pada saat ini, kegiatan utama Perseroan adalah menjalankan usaha-usaha di bidang jasa konstruksi gedung dan konstruksi pekerjaan sipil termasuk jalan, irigasi, waduk, pembangkit tenaga listrik, rel kereta api dan pelabuhan. Di bawah ini adalah rincian Pendapatan Usaha DGIK berdasarkan segmen operasi pada Semester I tahun 2014 dan 2013, sebagai berikut:

  1. Bangunan sebesar Rp890,74 miliar dan Rp382,18 miliar, dan
  2. Sipilsebesar Rp151,59 miliar dan Rp280,87 miliar.

Rincian Pendapatan Usaha DGIK berdasarkan segmen geografis pada Semester I tahun 2014 dan 2013, sebagai berikut:

  1. Jakarta sebesar Rp545,26 miliar dan Rp185,57 miliar,
  2. Jawa selain Jakarta sebesar Rp197,90 miliar dan Rp79,77 miliar,
  3. Sumatera sebesar Rp135,93 miliar dan Rp282,69 miliar,
  4. Bali sebesar Rp89,36 miliar dan Rp43,79 miliar, dan
  5. Kalimantan sebesar Rp70,56 miliar dan Rp60,87 miliar,
  6. Sulawesi sebesar Rp3,30 miliar dan Rp10,37 miliar,

Related posts