Juni 17, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

ICBP cetak kenaikan laba bersih menjadi Rp1,34 triliun Semester I 2014

Britama.com – Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membukukan laba bersih sebesar Rp1,34 triliun atau Rp230 per saham pada Semester I tahun 2014. Laba bersih Semester I tahun 2014 menunjukan pertumbuhan kinerja ICBP sebesar 6,35% bila dibandingkan dengan laba bersih pada Semester I tahun 2013 sebesar Rp1,26 triliun atau Rp215 per saham.

Hal ini disebabkan oleh meningkatnya Pendapatan perseroan dari Rp12,58 triliun pada Semester I tahun 2013 menjadi Rp15,52 triliun pada Semester I tahun 2014. Beban Pokok perseroan mengalami kenaikan dari Rp9,27 triliun menjadi Rp11,55 triliun. Beban Usaha dan Lainnya mengalami kenaikan dari Rp1,66 triliun menjadi Rp2,27 triliun. Laba / (Beban) Keuangan mengalami penurunan dari Rp91,57 miliar menjadi Rp45,77 miliar.

ICBP merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi mi dan bumbu penyedap, produk makanan kuliner, biskuit, makanan ringan, nutrisi dan makanan khusus, kemasan, perdagangan, transportasi, pergudangan dan pendinginan, jasa manajemen serta penelitian dan pengembangan. Produk utama perseroan adalah Mi Instan dengan nilai transaksi pada Semester I tahun 2014 dan 2013 masing-masing Rp10,13 triliun dan Rp8,59 triliun. Di bawah ini adalah Rincian penjualan segmen produk Semester I tahun 2014 dan 2013, selain Mi Instant antara lain.

  1. Dairy – Rp2,80 triliun dan Rp2,48 triliun,
  2. Snack – Rp1,02 triliun dan Rp0,86 triliun,
  3. Penyedap Makanan – Rp692,95 miliar dan Rp776,93 miliar,
  4. Nutrisi dan Makanan Khusus – Rp298,15 miliar dan Rp273,80 miliar, dan
  5. Minuman – Rp824,51 miliar dan Rp0.

Pemasaran produk perseroan terutama masih berada pada pasar domestik dengan nilai Transaksi pada Semester I tahun 2014 dan 2013 masing-masing sebesar Rp14,20 triliun(91,50% dari Total Penjualan perseroan) dan Rp11,63 triliun (92,45% dari total penjualan perseroan). Sedangkan Penjualan produk Semester I tahun 2014 dan 2013 ke manca negara, antara lain:

  1. Arab Saudi – Rp465,38 miliar dan Rp268,58 miliar.
  2. Nigeria – Rp108,57 miliar dan Rp80,79 miliar.
  3. Irak – Rp103,92 miliar dan Rp-.
  4. Papua Nugini – Rp87,64 miliar dan Rp74,41 miliar.
  5. Australia – Rp76,56 miliar dan Rp63,56 miliar.
  6. Vietnam – Rp69,30 miliar dan Rp77,01 miliar.
  7. Thailand – Rp58,35 miliar dan Rp81,89 miliar.
  8. Lain-lain – Rp356,35 miliar dan Rp297,28 miliar.

Related posts