Desember 05, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih TLKM tumbuh 3,93% pada Semester I 2014

Britama.comPT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) membukukan laba bersih sebesar Rp7,41 triliun atau Rp76,24 per saham pada Semester I tahun 2014. Laba bersih Semester I tahun 2014 menunjukan pertumbuhan kinerja TLKM sebesar 3,93% bila dibandingkan dengan laba bersih pada Semester I tahun 2013 sebesar Rp7,13 triliun atau Rp74,42 persaham.

Hal ini disebabkan oleh meningkatnya Pendapatan Pokok perseroan dari Rp40,16 triliun pada Semester I tahun 2013 menjadi Rp43,54 triliun pada Semester I tahun 2014, sedangkan Beban Operasi dan Penyusutan perseroan mengalami kenaikan dari Rp9,73 triliun menjadi Rp10,70 triliun. Beban Karyawan mengalami peningkatan dari Rp6,94 triliun menjadi Rp8,16 triliun. Beban Interkoneksi mengalami kenaikan dari Rp2,35 triliun menjadi Rp2,55 triliun. Beban Usaha dan Lainnya mengalami kenaikan dari Rp2,67 triliun menjadi Rp3,28 triliun. Pendapatan / (Beban) Keuangan mengalami penurunan dari Rp(283) miliar menjadi Rp(227) miliar.

Pendapatan utama TLKM terutama berasal dari Pendapatan Telepon dengan nilai Pendapatan pada Semester I tahun 2014 dan 2013 masing-masing sebesar Rp20,95 triliun dan Rp20,41 triliun. Rincian dari Pendapatan utama perseroan antara lain

  1. Pendapatan Telepon Selular
    • Pendapatan Pemakaian – Rp15,71 triliun dan Rp14,69 triliun.
    • Pendapatan Abonemen bulanan – Rp369 miliar dan Rp325 miliar.
    • Fitur – Rp302 miliar dan Rp379 miliar.
  2. Tidak Bergerak
    • Pendapatan Pemakaian – Rp2,86 triliun dan Rp3,32 triliun.
    • Pendapatan Abonemen bulanan – Rp1,33 triliun dan Rp1,36 triliun.
    • Call Center – Rp221 miliar dan Rp151 miliar.
    • Lain-lain – Rp165 miliar dan Rp180 miliar.

Selain Pendapatan Telepon, TLKM juga mendapatkan pendapatan dari yang lainnya antara lain

  1. Pendapatan Interkoneksi – Rp2,49 triliun dan Rp2,36 triliun.
  2. Pendapatan Data, Internet, dan Jasa Informatika – Rp17,44 triliun dan Rp15,04 triliun.
  3. Pendapatan Jaringan – Rp0,71 triliun dan Rp0,66 triliun.
  4. Pendapatan Jasa Telekomunikasi Lainnya – Rp1,95 triliun dan Rp1,71 triliun.

Related posts