Desember 05, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Pangsa Pasar INTP turun menjadi 30,5% pada Semester I 2014

Britama.com – Pangsa pasar PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) semester I 2014 turun menjadi 30,5% dari 30,9% di semester I 2013. Penurunan pangsa pasar itu disebabkan oleh banjir yang menimpa Jakarta dan sekitarnya yang merupakan pasar utama INTP. INTP menargetkan pangsa pasar hingga akhir tahun 2014 mencapai 30,5% – 31,5%. Pangsa tersebut masih sejalan dengan kapasitas produksi yang dimiliki INTP sebesar 20,5 juta ton per tahun.

Volume penjualan semen INTP tumbuh 2,3% menjadi 9,01 juta ton di semester I 2014 dari 8,81 juta ton di semester I 2013. Pertumbuhan penjualan tersebut lebih rendah dibanding permintaan semen domestik yang meningkat 4%. Penjualan semen domestik INTP naik 2,7% dari 8,73 juta ton menjadi 8,97 juta ton. Sedangkan penjualan ekspor turun 45,2% dari 77.000 ton ke 42.000 ton. Perseroan menargetkan volume penjualan INTP bisa naik sekitar 5% – 6% di semester II 2014.

INTP optimis permintaan domestik ke depan semakin positif menyusul rencana pembangunan infrastruktur dan properti oleh pemerintahan baru. Untuk itu perseroan melakukan sejumlah ekspansi produksi guna mengantisipasi lonjakan permintaan domestik. Efek bola salju pembangunan infrastruktur bisa mendorong permintaan semen tumbuh dua kali lipat.

Selain itu, pasar bebas ASEAN akan diberlakukan pada tahun 2015. Perusahaan telah menyelesaikan unit semen di Citeurup dengan kapasitas produksi 1,9 juta ton per tahun. Perusahaan juga tengah membangun pabrik semen (brownfield plant 14) dengan kapasitas produksi 4,4 juta ton per tahun yang diperkirakan selesai pada kuartal IV 2014. Selain itu INTP berencana memulai persiapan konstruksi 2 pabrik semen (green field) berkapasitas 2,5 juta ton pertahun di Jawa Tengah dan Sumatera Utara pada tahun 2015 yang diperkirakan selesai pada tahun 2018.

Proyek Green field ini bernilai investasi USD250-300 per ton, sedang investasi di Citeureup sebesar USD120-125 per ton. Pabrik baru tersebut akan menambah kapasitas produksi existing sebesar 18 juta ton menjadi 25-30 juta ton.

INTP sudah menyerap belanja modal (capex) Rp880 miliar sepanjang semester I/2014 dari total yang dianggarkan Rp4-Rp5 triliun untuk tahun ini. Sebagian besar capex yang sudah terserap digunakan untuk pembangunan pabrik semen (brownfield-Plant14) di Citeureup. Saat ini perseroan sudah menyelesaikan unit penggilingan semen baru di pabrik Citeureup dengan kapasitas 1,9 juta ton/tahun. Selanjutnya, perseroan juga dalam tahap pembangunan pabrik P14 di Citeureup dengan kapasitas produksi 4,4 juta ton/tahun yang diharapkan selesai pada akhir 2015. Adapun investasi untuk P14 sekitar Rp5,5-Rp6 triliun.

Related posts