Oktober 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih TBIG semester I 2014 turun 21,34%

Britama.comPT Tower Bersama Infrastruktur Tbk / TBIG membukukan laba bersih sebesar Rp663,65 miliar atau Rp139,68,- per saham pada Semester I 2014. Laba bersih Semester I 2014 menunjukan penurunan kinerja TBIG sebesar 21,34% bila dibandingkan dengan laba bersih pada Semester I 2013 sebesar Rp843,72 miliar atau Rp175,90,- per saham.

Hal ini disebabkan oleh Adanya penurunan nilai wajar Properti Investasi dari Rp438,02 miliar menjadi Rp90,56 miliar. Pendapatan TBIG mengalami kenaikan dari Rp1,27 triliun pada Semester I 2013 menjadi Rp1,58 triliun pada Semester I 2014. Sedangkan Beban Pokok TBIG mengalami kenaikan dari Rp180,31 miliar menjadi Rp242,44 miliar. Beban Usaha dan Lainnya mengalami penurunan dari Rp329,73 miliar menjadi Rp199,36 miliar. Beban Keuangan dan Lainnya mengalami kenaikan dari Rp318,61 miliar menjadi Rp483,74 miliar.

TBIG merupakan perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur dan jasa telekomunikasi, terutama menyediakan menara untuk operator seluler, dibawah ini adalah rincian Pendapatan TBIG Semester I 2014 dan Semester I 2013 yang diterima dari pelanggan perseroan antara lain:

  1. PT Telekomunikasi Seluar – Rp534,91 miliar dan Rp317,02 miliar.
  2. PT Indosat Tbk (ISAT) – Rp364,83 miliar dan Rp304,83 miliar.
  3. PT XL Axiata Tbk (EXCL)- Rp215,96 miliar dan Rp153,81 miliar.
  4. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) – Rp139,24 miliar dan Rp165,53 miliar.
  5. PT Hutchison CP Telecomunications – Rp163,82 miliar dan Rp132,65 miliar.
  6. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) – Rp54,46 miliar dan Rp55,87 miliar.
  7. PT Axis Telekom Indonesia – Rp35,43 miliar dan Rp81,15 miliar.
  8. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) – Rp41,15 miliar dan Rp38,61 miliar.
  9. Lain-lain – Rp31,59 miliar dan Rp21,94 miliar.

Related posts