November 29, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Harga BBM Naik, Bank Indonesia Menaikan BI Rate 25 basis poin menjadi 7,75%

britama.com, 18/10/2014 – Bank Indonesia (BI) menaikan suku bunga BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 7,75 persen, dengan suku bunga Lending Facility naik sebesar 50 bps menjadi 8,00 persen dan suku bunga Deposit Facility tetap pada level 5,75 persen berlaku efektif sejak 19 November 2014.

Kenaikan BI Rate ini ditempuh untuk menjaga ekspektasi inflasi dan memastikan bahwa tekanan inflasi pasca kenaikan harga BBM bersubsidi tetap terkendali dikisaran 4±1% pada tahun 2015. Selain itu, kebijakan ini diambil untuk mengelola defisit transaksi berjalan ke arah yang lebih sehat. Pelebaran koridor suku bunga operasi moneter dimaksudkan untuk menjaga kecukupan likuiditas dan mendorong pendalaman pasar keuangan.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18 November 2014 dilakukan guna merespon kebijakan menaikan subsidi BBM yang ditempuh Pemerintah. Dimana pada Selasa, 18 November 2014, tepat pukul 00.00 WIB, Presiden Joko Widodo menaikan harga BBM subsidi untuk jenis premium sebesar Rp2.000,- per liter menjadi Rp8.500 dan untuk jenis solar juga mengalami kenaikan sebesar Rp2.000,- per liter menjadi Rp6.500,-.

Perlu diketahui, Bank Indonesia telah menahan suku bunga acuan selama 13 bulan di 7,50%. Terakhir Bank Indonesia menaikan suku bunga acuan pada 12 November 2013 sebesar 25 bps dari 7,25 persen menjadi 7,5 persen

Related posts