November 30, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih AKRA tumbuh 10,20% pada Kuartal III 2014

Britama.comPT AKR Corprindo Tbk / AKRA membukukan laba bersih sebesar Rp578,65 miliar atau Rp148,53 (Dilusian 148,09) per saham pada Kuartal III 2014. Laba bersih Kuartal III 2014 menunjukan pertumbuhan kinerja AKRA sebesar 10,20% bila dibandingkan dengan laba bersih pada Kuartal III 2013 sebesar Rp525,08 miliar atau Rp90,65 (Dilusian 89,99) per saham.

Hal ini disebabkan Pendapatan AKRA mengalami peningkatan sebesar 5,80% atau Rp16,17 triliun Kuartal III 2013 menjadi Rp16,99 triliun pada Kuartal III 2014. Beban Pokok AKRA mengalami kenaikan dari Rp15,20 triliun Kuartal III 2013 menjadi Rp15,76 triliun pada Kuartal III 2014. Beban Usaha dan Lain mengalami kenaikan dari Rp379,89 miliar menjadi Rp460,73 miliar. Pendapatan (Beban) Keuangan mengalami penurunan dari Rp7,90 miliar menjadi Rp(63,39) miliar.

Rincian Penjualan dan Pendapatan AKRA berdasarkan segmen usaha pada Kuartal III 2014 dan Kuartal III 2013, antara lain:

  1. Perdagangan dan Distribusi
    • Bahan Bakar Minyak – Rp13,54 triliun dan Rp12,78 triliun.
    • Kimia Dasar – Rp2,32 triliun dan Rp2,23 triliun.
  2. Pabrikan (Sobitol, Tepung dan Turunannya) – Rp253,19 miliar dan Rp238,48 miliar.
  3. Produk lainnya – Rp363,61 miliar dan Rp311,42 miliar.
  4. Jasa Logistik – Rp457,07 miliar dan Rp495,81 miliar.
  • Pertambangan Batubara – Rp48,20 miliar dan Rp93,94 miliar.
  • Keterangan:
    Perdagangan & Distribusi berupa pendistribusian produk BBM dan beragam jenis bahan-bahan kimia dasar seperti caustic soda, sodium sulfat, PVC resin dan soda ash.
    Jasa Logistik berupa penyediaan beragam jasa logistik seperti penyewaan tangki penyimpanan dan gudang, jasa pengepakan, bongkar muat dan jasa transportasi terutama untuk produk-produk kimia cair dan padat di Indonesia serta produk BBM di Indonesia dan operasi pelabuhan di Guigang, China.
    Pabrikan berupa produksi sorbitol cair dan bubuk di China serta bahan perekat oleh Aruki.
    Penambangan berupa Kelompok Usaha di bawah Anugrah dan Entitas Anaknya. Segmen ini memegang beberapa ijin penambangan batubara di beberapa area di Kalimantan. Pada bulan Agustus 2011, BKP, salah satu Entitas Anak, telah memulai kegiatan produksi batubara.

    Related posts