November 30, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih DGIK pada Q3 2014 tumbuh 17,34%

Britama.comPT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk / DGIK membukukan laba bersih sebesar Rp54,62 miliar atau Rp9,89,- per saham pada Q3 tahun 2014. Laba bersih Q3 tahun 2014 menunjukan pertumbuhan kinerja DGIK sebesar 17,34% bila dibandingkan dengan laba bersih pada Q3 tahun 2013 sebesar Rp46,55 miliar atau Rp8,43,- per saham.

Hal ini disebabkan oleh Pendapatan Pokok mengalami kenaikan dari Rp1,00 triliun Q3 2013 menjadi Rp1,53 triliun Q3 2014. Beban Pokok perseroan mengalami kenaikan dari Rp874,67 miliar menjadi Rp1,35 triliun. Beban usaha dan Lainnya perseroan hanya mengalami kenaikan sedikit dari Rp30,10 miliar menjadi Rp77,27 miliar. Pendapatan (Beban) Bunga mengalami kenaikan dari Rp(10,71) miliar menjadi Rp(12,18) miliar.

DGIK merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi, industri, perdagangan, agen/perwakilan, real estate, pertambangan, investasi dan jasa lain. Pada saat ini, kegiatan utama Perseroan adalah menjalankan usaha-usaha di bidang jasa konstruksi gedung dan konstruksi pekerjaan sipil termasuk jalan, irigasi, waduk, pembangkit tenaga listrik, rel kereta api dan pelabuhan. Di bawah ini adalah rincian Pendapatan Usaha DGIK berdasarkan segmen operasi pada Q3 tahun 2014 dan 2013, sebagai berikut:

  1. Bangunan sebesar Rp1,21 triliun dan Rp608,82 miliar, dan
  2. Sipilsebesar Rp317,21 miliar dan Rp393,62 miliar.

Rincian Pendapatan Usaha DGIK berdasarkan segmen geografis pada Q3 tahun 2014 dan 2013, sebagai berikut:

  1. Jakarta sebesar Rp730,63 miliar dan Rp330,28 miliar,
  2. Sumatera sebesar Rp301,21 miliar dan Rp388,72 miliar,
  3. Jawa selain Jakarta sebesar Rp283,11 miliar dan Rp98,21 miliar,
  4. Bali sebesar Rp107,97 miliar dan Rp77,70 miliar, dan
  5. Kalimantan sebesar Rp100,33 miliar dan Rp96,18 miliar,
  6. Sulawesi sebesar Rp6,89 miliar dan Rp11,34 miliar,

Related posts