Oktober 24, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

BPS: Februari 2015 mengalami deflasi sebesar 0,36%

Britama.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat deflasi pada Februari 2015 sebesar 0,36%, merupakan deflasi tertinggi kedua dalam 50 tahun terakhir, untuk bulan yang sama. Sebelumnya deflasi tertinggi pada Februari terjadi pada tahun 1985, yaitu mencapai 0,5%. Kondisi deflasi pada Februari termasuk jarang terjadi, karena hanya tercatat selama lima kali dalam 50 tahun.

Deflasi 0,36% pada Februari 2015 dipengaruhi oleh turunnya harga bahan makanan, seperti cabai dan daging ayam serta rendahnya harga bahan bakar minyak (BBM).

Dengan terjadinya deflasi Februari, maka sepanjang tahun kalender Januari-Februari 2015 masih tercatat deflasi 0,61%, karena pada Januari juga mengalami deflasi sebesar 0,24%. Komoditas penyumbang deflasi pada Februari adalah cabai merah, bensin, cabai rawit, tarif angkutan dalam kota, daging ayam ras dan telur ayam ras, semen, solar, tomat sayur, cabai hijau dan bawang merah.

Sementara komoditas yang menyumbang inflasi adalah beras, tarif listrik, tarif angkutan udara, tarif sewa rumah, emas perhiasan, rokok kretek filter, mobil, upah tukang bukan mandor, tarif kontrak rumah dan nasi dengan lauk.

Related posts