Oktober 29, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih Tower Bersama Infrastructure tumbuh sedikit tahun 2014

Britama.comPT Tower Bersama Infrastruktur Tbk / TBIG membukukan laba bersih sebesar Rp1,30 triliun atau Rp274,90,- per saham pada 2014. Laba bersih 2014 menunjukan pertumbuhan kinerja perseroan sebesar 48,23% bila dibandingkan dengan laba bersih pada 2013 sebesar Rp1,25 triliun atau Rp260,19,- per saham.

Hal ini disebabkan oleh Pendapatan TBIG mengalami kenaikan dari Rp2,69 triliun pada 2013 menjadi Rp3,31 triliun pada 2014, dan Pendapatan Properti Invetasi mengalami penurunan sedikit sebesar 16,71% dari Rp258,54 miliar.

Beban Pokok TBIG mengalami kenaikan dari Rp395,80 miliar 2013 menjadi Rp509,82 miliar pada 2014. Beban Usaha mengalami kenaikan dari Rp242,43 miliar menjadi Rp291,69 miliar. Rugi Kurs perseroan mengalami penurunan dari Rp799.12 miliar menjadi Rp192,23 miliar. Beban Keuangan mengalami kenaikan dari Rp726,74 miliar menjadi Rp985,47 miliar.

TBIG merupakan perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur dan jasa telekomunikasi, terutama menyediakan menara untuk operator seluler, dibawah ini adalah rincian Pendapatan TBIG 2014 dan 2013 yang diterima dari pelanggan perseroan antara lain:

  1. PT Telekomunikasi Seluar – Rp1,22 triliun dan Rp0,74 triliun.
  2. PT Indosat Tbk (ISAT) – Rp733,77 miliar dan Rp631,56 miliar.
  3. PT XL Axiata Tbk (EXCL)- Rp467,86 miliar dan Rp317,25 miliar.
  4. PT Hutchison CP Telecomunications – Rp334,96 miliar dan Rp281,69 miliar.
  5. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) – Rp259,68 miliar dan Rp32,294 miliar.
  6. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) – Rp101,21 miliar dan Rp111,73 miliar.
  7. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) – Rp82,14 miliar dan Rp76,53 miliar.
  8. PT Axis Telekom Indonesia – Rp35,43 miliar dan Rp162,04 miliar.
  9. Lain-lain – Rp74,54 miliar dan Rp46,32 miliar.

Related posts