Oktober 21, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Bukit Uluwatu Villa Tbk / BUVA masih cetak kerugian pada Q1 2015

Britama.com – Pada Kuartal I 2015, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mencatat Kerugian bersih yang meningkat sebesar 10,95% menjadi Rp12,46 miliar atau Rp(4,02) per saham dari Kerugian bersih Kuartal I 2014 yaitu sebesar Rp11,44 miliar atau Rp(3,69) per saham.

Kinerja negatif BUVA disebabkan oleh stagnannya pendapatan perseroan dari Rp35,52 miliar pada Kuartal I 2014 menjadi Rp35,77 miliar pada Kuartal I 2015, Sedangkan Beban Pokok pendapatan mengalami kenaikan sebesar 8,88% menjadi Rp12,63 miliar pada Q1 2015 dari Beban Pokok pada Q1 2014 yaitu sebesar Rp11,60 miliar. Pendapatan terbesar perseroan berasal dari Pendapatan hotel dengan total pada Q1 2015 dan Q1 2014 masing-masing sebesar Rp34,18 miliar dan Rp35,52 milar, selain itu Real Estat Rp1,59 miliar dan Rp0. Di bawah ini adalah rincian Pendapatan utama perseroan yaitu

  1. Pendapatan dari Hotel
    • Kamar – Rp24,99 miliar dan Rp25,04 miliar.
    • Makanan dan Minuman – Rp6,56 miliar dan Rp7,38 miliar.
    • Spa – Rp1,68 miliar dan Rp2,06 miliar.
    • Lainnya – Rp0,94 miliar dan Rp1,03 miliar.
  2. Real Estat – Rp1,59 miliar dan Rp0.

Untuk Beban Usaha Perseroan mengalami penurunan sedikit dari Rp29,52 miliar menjadi Rp29,29 miliar, dan Beban Keuangan mengalami kenaikan sedikit dari Rp6,14 miliar menjadi Rp6,94 miliar.

Total aset BUVA hingga akhir Maret 2015 mencapai Rp1,69 triliun, naik sedikit dari total aset tahun 2014 yaitu Rp1,67 triliun, sedangkan total utang Q1 2015 Rp823,12 miliar, naik dari Rp785,06 miliar pada tahun 2014

Related posts