Oktober 24, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih Perusahaan Gas Negara Tbk / PGAS melorot 40,11% pada Q1 2015

Britama.comPT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) hari ini menyampaikan Laporan Keuangan Interim Konsolidasian untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2015.

Selama tiga bulan pertama tahun 2015, PGAS mencatatkan pendapatan neto sebesar USD696,4 juta, laba operasi USD152,5 juta, EBITDA sebesar USD183,9 juta dan laba bersih sebesar USD109,4 juta atau USD0,0045 per saham, turun 40,11% dari Laba bersih Q1 2014 yaitu USD176,67 juta atau USD0,0073 per saham.

Selama tiga bulan pertama tahun ini volume penjualan distribusi gas bumi Perseroan sebesar 796 MMSCFD. Sedangkan volume transmisi gas bumi yang disalurkan anak perusahaan PT Transportasi Gas Indonesia sebesar 754 MMSCFD dan volume transmisi gas bumi dari PGAS sebesar 16,4 MMSCFD.

Kondisi ekonomi global dan domestik mempengaruhi kinerja Perseroan untuk periode 31 Maret 2015. Hal ini menyebabkan turunnya penyerapan pemakaian gas oleh pelanggan industri dan pembangkit listrik.

Untuk meningkatkan kehandalan bisnis gas bumi Perseroan, PGAS melalui anak usaha PT Saka Energi Indonesia (SEI) pada tanggal 2 Pebruari 2015 mengakuisisi 30% participating interestpada Blok West Bangkanai dari Salamander Energy. Sedangkan pada 15 April 2015 mengakuisisi 11,666% participating interest pada blok Muara Bakau dari GDF SUEZ. Blok Muara Bakau merupakan blok dalam tahap pengembangan. Produksi gas dari lapangan Jangkrik dan Northeast Jangkrik yang dioperasikan oleh ENI diperkirakan akan “first gas” pada Q4 2017.

Related posts