Oktober 29, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Untung kurs, Laba bersih DGIK pada Q1 2014 tumbuh 10,48%

Britama.comPT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) mencatat laba bersih pada Q1 2015 mencapai Rp11,07 miliar atau Rp2,00 per saham. Laba bersih Q1 2015 tersebut mengalami kenaikan sebesar 10,48% dari Laba bersih Q1 2014 yaitu sebesar Rp10,02 miliar atau Rp1,82 per saham.

Pencapaian kinerja DGIK pada Q1 2015 tersebut didukung oleh Keuntungan Kurs sebesar Rp2,77 miliar, sedangkan pada Q 1 2014 mengalami kerugian yang cukup besar yaitu Rp10,16 miliar.

Meskipun kinerja Q1 2015 mengalami pertumbuhan, sedangkan Pendapatan Pokok perseroan mengalami penurunan yang cukup besar akibatnya lesunya konstruksi pada triwulan pertama tahun 2015, dengan pendapatan tahun Q1 2015 menjadi Rp430,09 miliar, turun 10,57% dari Pendapatan Pokok Q1 2014 yaitu Rp480,92 miliar, dan Laba Asosiasi mengalami penurunan dari Rp4,70 miliar menjadi Rp1,90 miliar. Pendapatan Pokok perseroan terdiri dari Pendapatan Konstruksi bangunan dan Sipil, dengan Konstruksi bangunan yang memberikan konstribusi terbesar dengan pendapatan q1 2015 dan Q1 2014 masing-masing sebsear Rp367,55 miliar dan Rp406,30 miliar, sedangkan Konstruksi Sipil yaitu Rp62,54 miliar dan Rp74,62 miliar.

Beban Pokok perseroan Q1 2015 mengalami penurunan sebesar 9,86% menjadi Rp381,39 miliar dari Rp423,11 miliar Q1 2014, dan Beban Bunga mengalami penurunan dari Rp4,12 miliar menjadi Rp3,57 miliar, sedangkan beban Usaha mengalami kenaikan dari Rp25,66 miliar menjadi Rp27,22 miliar.

Hingga akhir Maret 2015, Aset DGIK mencapai Rp2,05 triliun, naik sedikit dari Rp2,04 triliun, sedangkan total utang mencapai Rp938,93 miliar, turun sedikit dari Rp940,36 miliar.

Related posts