Oktober 28, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Untung kurs, Laba bersih United Tractors Tbk / UNTR Q1 2015 mencapai Rp1,64 triliun

Britama.comPT United Tractors Tbk (UNTR) memukukan pertumbuhan kinerja sebesar 3,80% yang tercermin dari laba bersih yang mengalami pertumbuhan dari Rp1,58 triliun atau Rp423 per saham pada Q1 2014 menjadi Rp1,64 triliun atau Rp439 per saham.

Pertumbuhan kinerja UNTR didukung oleh Keuntungan Kurs yang didapat pada Q1 2015 yaitu Rp342,85 miliar, sedangkan pada Q1 2014 mengalami kerugian Kurs yang cukup besar yaitu Rp183,12 miliar, dan Beban Pokok juga mengalami penurunan dari Rp11,09 triliun Q1 2014 menjadi Rp10,08 triliun Q1 2015, serta Beban Usaha mengalami peningkatan sedikit dari Rp596,28 miliar menjadi Rp722,42 miliar.

Pendapatan utama perseroan mengalami penurunan sebesar 8,99% menjadi Rp12,65 triliun di Q1 2015 dari Pendapatan utama perseroan di Q1 2014 yaitu sebesar Rp13,09 triliun. Pendapatan Keuangan juga mengalami penurunan dari Rp39,73 miliar menjadi Rp26,49 miliar.

UNTR merupakan perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat kontraktor, tambang, jasa konstruksi, serta perbaikan mesin konstraktor merk komatsu. Pendapatan terbesar perseroan berasal dari Pendapatan Jasa dengan Pendapatan pada Q1 2015 dan Q1 2014 masing-masing sebesar Rp7,31 triliun dan Rp8,05 triliun, dan Penjualan sebesar Rp5,33 triliun dan Rp5,84 triliun. Di bawah ini adalah rincian pendapatan perseroan antara lain

  1. Penjualan
    • Mesin Konstruksi – Rp3,89 triliun (763 unit alat berat) dan Rp4,43 triliun (1211 unit alat berat).
    • Batubara – Rp1,44 triliun (1,71 juta ton) dan Rp1,41 triliun (1,65 juta ton).
  2. Pendapatan Jasa
    • Kontraktor Penambangan – Rp7,00 triliun dan Rp8,05 triliun.
    • Kontraktor Konstruksi (dari ACST) – Rp313,35 miliar dan Rp0.

Pada awal tahun 2015, United Tractors Tbk membentuk pilar bisnis ke-empat yaitu Kontraktor Konstruksi. Realisasi tersebut salah satunya adalah dengan mengakuisi mayoritas saham PT Acset Indonusa Tbk(ACST), sebuah perusahaan publik di Indonesia yang menyediakan jasa manajemen konstruktis bangunan dan pondasi.

Total aset Perseroan pada Q1 2015 sebesar Rp65,02 triliun, naik 7,85% dari Total aset tahun 2014 yaitu Rp60,29 triliun, dan Total utang pada Q1 2015 mencapai Rp24,04 triliun, naik 10,73% dari total utang tahun 2014 yaitu Rp21,71 triliun.

Related posts