Oktober 20, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Vale Indonesia Tbk / INCO cetak kenaikan laba bersih menjadi USD25,06 juta Q1 2015

Britama.comPT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengumumkan pencapaian kinerja untuk triwulan pertama tahun 2015 yang belum diaudit (Q1 2015). Pendapatan untuk triwulan Q1 2015 tercatat sebesar USD211,9 juta (18.040 MT dengan harga jual rata-rata USD11.745 per MT) setelah harga realisasi di triwulan tersebut turun 9% dari triwulan sebelumnya yaitu sebesar USD230,97 juta (19.423 MT dengan harga jual rata-rata USD10.972 per MT). Laba bersih Q1 2015 mencapai USD25,06 juta atau USD0,0025 per saham, naik 39,53% dari laba bersih Q1 2014 yaitu USD17,96 juta atau USD0,0018 per saham

Pada saat bersamaan INCO terus mengontrol biaya secara hati‐hati. Beban pokok pendapatan untuk Q1 2015 adalah 14% lebih rendah dibandingkan beban pokok pendapatan yang terjadi pada triwulan sebelumnya; yang berarti sejalan dengan penurunan volume penjualan. Rendahnya biaya bahan bakar, pelumas dan bahan pembantu menyebabkan penurunan beban pokok pendapatan. Hal ini mencerminkan disiplin biaya dan produktivitas operasi di INCO.

Selain mengontrol biaya, dalam rangka mengantisipasi fluktuasi harga nikel yang tidak menguntungkan INCO akan senantiasa mengelola arus kasnya dengan hati‐hati. Kas dan setara kas Perseroan pada 31 Maret 2015 dan 31 Desember 2014 masing‐masing sebesar USD328,2 juta dan USD302,3 juta sementara sebagai belanja modal di Q1 2015 Perseroan mengeluarkan sekitar USD30,2 juta.

Pada tahun 2015 INCO akan tetap fokus pada berbagai inisiatif penghematan biaya untuk mempertahankan keunggulan biaya Perseroan tanpa mengkompromikan nilai utama Perseroan: Life Matters Most. Perseroan juga akan terus meningkatkan kapasitas peleburan dan mengoptimalkan proses produksinya.

Produksi nikel dalam matte INCO yang mengalami penurunan sebesar 15% dari pencapaian produksi di Q4 2014. Walaupun begitu Perseroan tetap mempertahankan rencana produksi tahun 2015 sebesar kurang lebih 80 ribu metrik ton (t).

Oleh karena itu manajemen INCO berkeyakinan bahwa Perseroan telah berada di jalur yang tepat untuk melaksanakan strateginya untuk memastikan rencana pertumbuhan jangka panjang yang menguntungkan dengan meningkatkan efisiensi dan keunggulan biaya serta memaksimalkan produksi melalui keunggulan operasional. Amandemen Kontrak Karya pada bulan Oktober telah memberikan kepastian yang lebih besar untuk masa depan jangka panjang Perseroan dan membuka jalan bagi pengembangan program pertumbuhan di masa depan.

Kami menghimbau pembaca untuk melihat ikhtisar pencapaian Perseroan. Pencapaian operasional dan hasil keuangan yang belum diaudit telah dirangkum pada halaman‐halaman selanjutnya – semua angka dinyatakan dalam USD kecuali untuk produksi nikel dalam matte dan penjualannya yang dinyatakan dalam metrik ton.

Related posts