Januari 24, 2022

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih Adaro Energy Tbk / ADRO anjilok 54,13% pada Q1 2015

Total Aset
Total aset turun 7% menjadi USD6.367 juta. Aset lancar turun 20% menjadi USD1.265 juta terutama karena penurunan piutang dagang, yang turun 26% menjadi USD302 juta. Kas, yang meliputi 12% dari total aset, turun 10% menjadi USD742 juta, dimana 95% dari jumlah tersebut bermata uang dolar AS dan disimpan di bank-bank papan atas yang bereputasi baik. Aset tidak lancar turun 3% menjadi USD5.102 juta. Aset tetap turun 6% menjadi USD1.571 juta sementara properti pertambangan turun 4% menjadi USD2.084 juta.

Total Kewajiban
Total kewajiban turun 14% menjadi USD3.050 juta sedangkan kewajiban lancar turun 16% menjadi USD648 juta. Adaro terus mengambil langkah untuk mengurangi utang dan dapat menurunkan utang berbunga bersih sebesar 18% menjadi USD1.159 juta. Posisi keuangan tetap sehat dengan rasio utang bersih terhadap EBITDA operasional dua belas bulan terakhir sebesar 1,46x dan rasio utang bersih terhadap ekuitas sebesar 0,35x. Perusahaan terus memperkuat struktur permodalannya dan menjaga posisi likuiditas yang kokoh untuk menangani kondisi pasar yang sulit saat ini.

Pengelolaan Utang dan Likuiditas
Pada 1Q15, PT Saptaindra Sejati (SIS) menarik sejumlah USD60 juta dari fasilitas pinjaman bergulirnya. Dalam periode yang sama, Grup Adaro Energy membayar USD48 juta dari pinjaman banknya. Per 1Q15, perusahaan memiliki akses terhadap kas sebesar USD742 juta yang berbentuk kas, untuk membantu menghadapi kondisi yang sulit akibat rendahnya harga batubara.Rata-rata pembayaran utang yang dijadwalkan untuk dilakukan antara saat ini dan akhir tahun 2019 berada pada tingkat yang baik, dengan nilai sekitar USD217 juta per tahun. Adaro berharap anak-anak perusahaan operasionalnya untuk terus menghasilkan arus kas yang kuat sehingga dapat memenuhi kebutuhan pembiayaan dengan baik.

Related posts