Oktober 16, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Rugi Kurs, GJTL / Gajah Tunggal Tbk cetak kerugian Rp290,22 miliar Q1 2015

Britama.com – Emiten perusahaan Ban PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mencatatkan kerugian bersih pada Q1 2015 sebesar Rp290,22 miliar atau Rp(83) per saham. Kerugian bersih tersebut menunjukkan kinerja perseroan pada Q1 2015 merosot bila dibandingkan dengan kinerja Q1 2014 dengan laba bersih Rp340,13 miliar atau Rp98 per saham.

Merosotnya kinerja GJTL pada Q1 2015 tersebut terutama disebabkan oleh Kerugian kurs yang sangat besar yaitu Rp356,27 miliar, sedangkan pada Q1 2014 mengalami Untung Kurs sebesar Rp358,53 miliar. Penjualan bersih perseroan menurun 3,75% menjadi Rp2,52 triliun pada Q1 2015 dari penjualan Q1 2014 yaitu Rp3,20 triliun. Pasar Perseroan terbesar berada di dalam negeri dengan penjualan Q1 2015 dan Q1 2014 masing-masing sebesar Rp1,80 triliun dan Rp2,01 triliun, sedangkan Ekspor Rp1,27 triliun dan Rp1,18 triliun. Di bawah ini adalah rincian penjualan produk pada Q1 2015 dan Q1 2014 yaitu

  1. Ban – Rp2,91 triliun dan Rp3,02 triliun.
  2. Kain ban – Rp322,14 miliar dan Rp320,83 miliar.
  3. Karet Sintetic – Rp211,28 miliar dan Rp283,81 miliar.
  4. Lainnya – Rp163,61 miliar dan Rp183,02 miliar.
  5. Eliminasi – Rp(533,42) miliar dan Rp(604,64) miliar.

Beban Pokok penjualan GJTL mengalami penurunan dari Rp2,64 triliun menjadi Rp2,52 triliun. Sedangkan Beban usaha mengalami peningkatan dari Rp290,79 miliar menjadi Rp366,23 miliar, Beban Keuangan mengalami kenaikan dari Rp147,24 miliar menjadi Rp169,14 miliar. Entitas Asosiasi mengalami penurunan Kerugian dari Rp32,39 miliar menjadi Rp25,26 miliar.

Total aset GJTL pada Q1 2015 mencapai Rp16,91 triliun, naik sedikit dari Rp16,15 triliun pada tahun 2014, dan Utang Perseroan mengalami pertumbuhan dari Rp10,49 triliun tahun 2014 menjadi Rp11,50 triliun.

Related posts