Juni 20, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kerugian ISAT / Indosat mencapai Rp733,80 miliar pada Semester I 2015

Britama.com – Salah satu penyediaan jasa telekomunikasi terbesar di Indonesia, PT Indosat Tbk (ISAT) membukukan kerugian pada Semester I 2015 sebesar Rp733,80 miliar atau Rp(135,04) per saham. Kerugian tersebut mulai membaik bila dibandingkan dengan Kerugian pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp1,12 triliun atau Rp(205,61) per saham.

Meskipun ISAT mengalami kerugian pada Semester I 2015, Pendapatan Perseroan tetap mengalami pertumbuhan sebesar 8,70% menjadi Rp12,62 triliun dari Pendapatan pada periode yang sama tahun lalu yaitu Rp11,61 triliun. Pendapatan ISAT pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 terdiri dari

  1. Seluar – Rp10,22 triliun dan Rp9,37 triliun.
  2. Multimedia, Data dan Internat (MIDI) – Rp1,84 triliun dan Rp1,71 triliun.
  3. Telekomunikasi tetap – Rp0,56 triliun dan Rp0,54 triliun.

Beban Jasa Telekomunikasi Perseroan meningkat dari Rp4,93 triliun menjadi Rp5,37 triliun, dan Beban Penyusutan mengalami kenaikan dari Rp3,95 triliun menjadi Rp4,17 triliun, serta Beban usaha naik dari Rp1,66 triliun menjadi Rp1,89 triliun, sedangkan Pendapatan (Beban) lain menurun dari Rp219,22 miliar menjadi Rp(152,98) miliar.

Pada Semester I tahun lalu, Perseroan mengalami kerugian dalam proses hukum yaitu sebesar Rp1,36 triliun.

Aset ISAT pada Semester I 2015 mencapai Rp58,70 triliun, tumbuh 10,19% dari aset pada tahun 2014 yaitu Rp53,27 triliun. Utang Perseroan mengalami peningkatan dari Rp38,97 triliun menjadi Rp45,10 triliun.

Related posts