Juni 21, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih BALI / Bali Towerindo Sentra Tbk pada Semester I 2015 anjilok 55,82%

Britama.com – Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membukukan laba bersih pada Semester I 2015 sebesar Rp28,81 miliar atau Rp48,51 (dilusian Rp45,36) per saham. Laba bersih tersebut menunjukkan kinerja Perseroan yang merosot 55,82% dibandingkan Rp65,21 miliar atau Rp115,81 per saham pada periode yang sama tahun 2014.

Terpuruknya kinerja Perseroan tersebut disebabkan oleh adanya Keuntungan lain (tidak ada penjelasan) pada Semester I 2014 sebesar Rp40,59 miliar sedangkan pada Semester I 2015 mengalami kerugian lain sebesar Rp1,74 miliar. Beban Pokok Perseroan meningkat dari Rp15,04 miliar menjadi Rp20,83 miliar, dan Beban usaha meningkat dari Rp9,86 miliar menjadi Rp15,85 miliar, serta beban Keuangan meningkat dari Rp17,83 miliar menjadi Rp19,62 miliar.

Pendapatan Pokok Perseroan tetap mengalami peningkatan, meskipun kinerja Perseroan mengalami penurunan. Pendapatan pokok Perseroan meningkat dari Rp67,55 miliar menjadi Rp71,54 miliar, dan kenaikan nilai property investasi meningkat dari Rp18,71 miliar menjadi Rp25,34 miliar. Seluruh Pendapatan perseroan berasal dari sewa menara BTS dan Jasa Pemeliharaan, di bawah ini adalah rincian pelanggan yang memberikan kontribusi pendapatan ke Perseroan pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 yaitu

  1. PT Telekomunikasi Selular – Rp27,63 miliar dan Rp23,22 miliar.
  2. PT XL Axiata Tbk (EXCL) – Rp15,78 miliar dan Rp14,38 miliar.
  3. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) – Rp10,63 miliar dan Rp8,99 miliar.
  4. PT Hutchison 3 Indonesia – Rp8,34 miliar dan Rp4,71 miliar.
  5. PT Indosat Tbk (ISAT) – Rp5,75 miliar dan Rp5,81 miliar.
  6. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) – Rp1,05 miliar dan Rp1,51 miliar.
  7. PT Axis Telekom Indonesia – Rp0 dan Rp7,96 miliar.
  8. Lain-lain – Rp2,36 dan Rp0,96 miliar.

Aset BALI pada Semester I 2015 sebesar Rp0,95 triliun, meningkat 17,28% dari aset tahun 2014 yaitu Rp0,81 triliun. Utang Perseroan meningkat dari Rp0,44 triliun tahun 2014 menjadi Rp0,55 triliun Semester I 2015.

Related posts