Maret 09, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih Panin Financial Tbk / PNLF Rp595,20 miliar pada Semester I 2015

Britama.com – Pada Semester I 2015, PT Panin Financial Tbk (PNLF) mencatat penurunan laba bersih sebesar 18,81% menjadi Rp595,20 miliar atau Rp18,59 per saham dari laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp733,10 miliar atau Rp25,65 (Dilusian Rp24,28) per saham.

Pendapatan Pokok PNLF tetap mengalami pertumbuhan pada Semester I 2015, walaupun laba bersih Perseroan menurun. Pendapatan Perseroan meningkat dari Rp1,99 triliun menjadi Rp2,50 triliun atau tumbuh 25,63%. Pendapatan Perseroan pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 terdiri dari

  1. Pendapatan Premi
    • Premi Bruto – Rp2,27 triliun dan Rp1,64 triliun.
      • Universal Life – Rp1,90 triliun dan Rp1,33 triliun.
      • Unit Link – Rp308,52 miliar dan Rp238,16 miliar.
      • Dwiguna Kombinasi – Rp3,33 miliar dan Rp10,76 miliar.
      • Dwiguna – Rp18,10 miliar dan Rp12,83 miliar.
      • Kematian – Rp42,48 miliar dan Rp43,36 miliar.
      • Seumur Hidup – Rp1,79 miliar dan Rp1,71 miliar.
      • Kesehatan – Rp0,03 miliar dan Rp0,26 miliar.
    • Premi reasuransi – Rp(27,24) miliar dan Rp(23,83) miliar.
    • Kenaikan premi yang belum merupakan pendapatan – Rp(1,11) miliar dan Rp(1,22) miliar.
    • Pendapatan yang disesikan ke Reasuradur – Rp0,12 miliar dan Rp0,17 miliar.
  2. Hasil Investasi – Rp329,39 miliar dan Rp63,63 miliar.
  3. Laba (Rugi) penjualan Efek – Rp(6,05) miliar dan Rp0,89 miliar.
  4. Laba (Rugi) yang belum direalisasikan dari Efek dan Reksadana – Rp(70,65) miliar dan Rp140,37 miliar.
  5. Pendapatan Lain – Rp5,26 miliar dan Rp6,74 miliar.

Beban Pokok / Klaim Perseroan meningkat dari Rp1,67 triliun menjadi Rp2,04 triliun, dan beban usah dan lain-lain mengalami peningkatan dari Rp188,17 miliar menjadi Rp242,69 miliar.

Total aset PNLF pada akhir Juni 2015 mencapai Rp19,58 triliun, naik dari Rp19,51 triliun. Utang Perseroan juga mengalami penurunan dari Rp4,88 triliun tahun 2014 menjadi Rp4,18 triliun pada Semester I 2015.

Related posts