Juni 17, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Penjualan Emas Naik, Rugi Bersih Antam Turun 41% di Semester I 2015

britama.comAneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) / ANTM membukukan Rugi Bersih Diatribusikan kepada pemilik induk sebesar Rp395,99 miliar atau (Rp42) per saham pada Semester I tahun 2015. Rugi Bersih ini menunjukan penurunan 41% bila dibandingkan dengan Semester I tahun 2014 yang membukukan Rugi Bersih sebesar Rp671,15 miliar atau (Rp70) per saham.

Penjualan Antam mengalami kenaikan 96,88%, yakni dari Rp3,99 triliun pada Semester I 2014 menjadi Rp7,85 triliun pada Semester I 2015. Adapun Beban Pokok Antam mengalami kenaikan 95,59%, dari Rp3,74 triliun menjadi Rp7,32 triliun, dan Beban Usaha Antam mengalami penurunan dari Rp431,04 miliar menjadi Rp424,73 miliar.

Kenaikan penjualan (terutama di segmen emas dan pemurnian: lihat di rincian penjualan) dan penurunan beban usaha tersebut, membuat Antam berhasil menghasilkan Laba Usaha Rp103,34 miliar di Semester I 2015. Sementara di Semester I 2014 Antam membukukan Rugi Usaha sebesar Rp187,33 miliar.

Hal yang menyebabkan Antam masih mengalami Rugi Bersih Diatribusikan kepada pemilik induk adalah masih tingginya beban (kerugian) lain-lain, antara lain kerugian entitas asosiasi dan ventura bersama sebesar Rp163,39 miliar, beban keuangan Rp117,67 miliar dan kerugian lain-lain yang mencapai Rp287,39 miliar. Selain itu, masih rendah harga komoditas (nikel), menyebabkan segmen nikel ini menyumbangkan kerugian bagi Antam.

Rincian Penjualan Antam berdasarkan operasi bisnis pada Semester I tahun 2015 dan 2014, sebagai berikut:

  1. Emas dan pemurnian – Rp5,78 triliun dan Rp2,07 triliun.
  2. Nikel – Rp1,93 triliun dan Rp1,83 triliun.
  3. Lainnya – Rp148,58 miliar dan Rp84,80 miliar.

Di bawah ini adalah rincian penjualan produk Antam berdasarkan segmen geografis:

  1. Ekspor
    • Nikel – Rp1,92 triliun dan Rp1,83 triliun
    • Emas dan pemurnian– Rp4,21 triliun dan Rp1,04 triliun.
    • Lainnya – Rp0 miliar dan Rp42,15.
  2. Lokal
    • Emas dan pemurnian – Rp1,57 triliun dan Rp1,04 triliun.
    • Lainnya – Rp148,58 miliar dan Rp42,65 miliar.

Related posts