Maret 04, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Semester I 2015: Gara Kurs, BHIT cetak kerugian sebesar Rp338,15 miliar

Britama.com – MNC Investama Tbk (BHIT) melaporkan Kerugian bersih pada Semester I 2015 sebesar Rp338,48 miliar atau Rp(8,81), dengan kerugian bersih tersebut kinerja Perseroan anjilok dibandingkan dengan kinerja pada periode yang sama tahun 2014 yang masih mencetak laba bersih sebesar Rp226,01 miliar atau Rp6,39 per saham.

Anjiloknya kinerja Perseroan pada Semester I 2015 disebabkan oleh Kerugian kurs yang sangat besar mencapai Rp815,69 miliar, sedangkan pada Semester I membukukan keuntungan kurs senilai Rp71,06 miliar. Pendapatan utama Perseroan tetap mengalami peningkatan meskipun Perseroan cetak kerugian bersih. Pendapatan utama meningkat dari Rp6,09 triliun menjadi Rp6,48 triliun, di bawah ini adalah rincian pendapatan Perseroan pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 yaitu

  1. Media – Rp5,36 triliun dan Rp5,11 triliun.
    • Media Berbasis Pelanggan – Rp3,25 triliun dan Rp3,28 triliun.
    • Media Berbasis Iklan dan Konten – Rp1,60 triliun dan Rp1,58 triliun.
    • Media Berbasis online – Rp0,51 triliun dan Rp0,25 triliun.
  2. Lembaga keuangan – Rp0,63 triliun dan Rp0,44 triliun.
    • Pembiayaan, Efek dan Asuransi – Rp447,16 miliar dan Rp440,44 miliar.
    • Lembaga Keuangan Bank – Rp181,45 miliar dan Rp0.
  3. Lainnya – Rp0,48 triliun dan Rp0,55 triliun.
    • Pertambangan – Rp320,11 miliar dan Rp374,76 miliar.
    • Lainnya – Rp162,82 miliar dan Rp171,77.

Beban Pokok meningkat dari Rp3,41 triliun menjadi Rp3,78 triliun, dan Beban Usaha meningkat dari Rp1,12 triliun menjadi Rp1,32 triliun.

Aset Perseroan pada Semester I 2015 mencapai Rp49,91 triliun, meningkat dari Rp47,53 triliun pada tahun 2014. Total Utang Perseroan dari Rp25,01 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp27,51 triliun pada Semester I 2015.

Related posts