Maret 06, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Semester I 2015 : Rugi Kurs, kinerja Alam Sutera Realty Tbk / ASRI turun 11,84%

Britama.com – Emiten properti dan Real estate PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) membukukan penurunan laba bersih pada Semester I 2015 sebesar 11,84% menjadi Rp454,36 miliar atau Rp23,17 per saham dari Laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu sebesar Rp515,36 miliar atau Rp26,23 per saham.

Penurunan kinerja ASRI tersebut terutama disebabkan oleh Kerugian kurs pada Semester I 2015 sangat besar yaitu Rp325,31 miliar, sedangkan pada Semester I 2014 masih membukukan keuntungan kurs sebesar Rp25,94 miliar, dan Pendapatan pokok ASRI pada Semester I 2015 tetap menurun 10,82% menjadi Rp1,73 triliun dari pendapatan pokok Semester I 2014 sebesar Rp1,94 triliun. Pendapatan Perseroan pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 terdiri dari

  • Real estat
    • Tanah Kavling – Rp1,35 triliun dan Rp629,30 miliar.
    • Rumah dan ruko – Rp202,46 miliar dan Rp1,16 triliun.
    • Apartemen – Rp- dan Rp2,01 miliar.
  • Jasa hospitaliti dan prasarana
    • Pengelolaan kota – Rp26,13 miliar dan Rp19,92 miliar.
    • Rekreasi dan olahraga – Rp4,02 miliar dan Rp3,49 miliar.
    • Sewa – Rp91,64 miliar dan Rp76,33 miliar.
    • Lain-lain – Rp27,82 miliar dan Rp25,38 miliar.
  • Tiket dan Restoran
    • Tiket – Rp15,59 miliar dan Rp18,48 miliar.
    • Rumah dan ruko – Rp6,13 miliar dan Rp6,64 miliar.
    • Lainnya – Rp2,97 miliar dan Rp2,59 miliar.
  • Lainnya – Rp2,45 miliar dan Rp0.
  • Beban Pokok Perseroan menurun dari Rp867,49 miliar menjadi Rp361,17 miliar, dan beban bunga menurun dari Rp82,71 miliar menjadi Rp63,79 miliar, serta Pendapatan (beban) lain mengalami penurunan dari Rp(162,27) miliar menjadi Rp(100,69) sedangkan beban usaha meningkat dari Rp180,78 miliar menjadi Rp238,76 miliar. Pendapatan (beban) lain mengalami penurunan dari Rp

    Total aset ASRI pada Semester I 2015 mencapai Rp17,21 triliun, meningkat sedikit dari total aset tahun 2014 yaitu Rp16,92 triliun, dan Total utang menurun dari Rp10,55 triliun menjadi Rp10,44 triliun.

    Related posts