Oktober 29, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih ASRI / Alam Sutera Realty merosot 93,58% pada Q3 2015

Britama.com – Emiten property, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) membukukan penurunan laba bersih pada Q3 2015 sebesar 93,58% menjadi Rp62,58 miliar atau Rp3,24 per saham dari Laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu sebesar Rp818,92 miliar atau Rp41,68 per saham.

Penurunan kinerja ASRI tersebut terutama disebabkan oleh Kerugian kurs pada Q3 2015 sangat besar yaitu Rp791,32 miliar, sedangkan pada Q3 2014 masih membukukan Kerugian kurs sebesar Rp54,66 miliar, dan Pendapatan pokok ASRI pada Q3 2015 menurun 23,05% menjadi Rp2,17 triliun dari pendapatan pokok Q3 2014 sebesar Rp2,82 triliun, berikut ini adalah rincian Pendapatan Perseroan pada Q3 2015 dan Q3 2014 yaitu

  • Real estat
    • Tanah Kavling – Rp1,60 triliun dan Rp1,05 triliun.
    • Rumah dan ruko – Rp298,13 miliar dan Rp1,54 triliun.
    • Apartemen – Rp- dan Rp2,01 miliar.
  • Jasa hospitaliti dan prasarana
    • Pengelolaan kota – Rp39,38 miliar dan Rp32,60 miliar.
    • Rekreasi dan olahraga – Rp5,77 miliar dan Rp5,45 miliar.
    • Sewa – Rp137,99 miliar dan Rp114,25 miliar.
    • Lain-lain – Rp42,69 miliar dan Rp35,78 miliar.
  • Pariwisata
    • Tiket – Rp23,30 miliar dan Rp25,71 miliar.
    • Restoran – Rp10,08 miliar dan Rp8,61 miliar.
    • Sewa – Rp5,84 miliar dan Rp1,60 miliar.
    • Lainnya – Rp2,25 miliar dan Rp2,23 miliar.
  • Lainnya – Rp2,43 miliar dan Rp6,58 miliar.
  • Beban Pokok Perseroan menurun dari Rp1,12 triliun menjadi Rp499,76 miliar, dan beban bunga menurun dari Rp115,50 miliar menjadi Rp94,63 miliar, serta Pendapatan (beban) lain mengalami penurunan dari Rp(157,05) miliar menjadi Rp(131,68) sedangkan beban usaha meningkat dari Rp291,67 miliar menjadi Rp334,38 miliar.

    Untuk Beban Pajak Perseroan meningkat dari Rp145,61 miliar menjadi Rp162,30 miliar.

    Total aset ASRI pada Q3 2015 mencapai Rp17,08 triliun, meningkat sedikit dari total aset tahun 2014 yaitu Rp16,92 triliun, dan Total utang menurun dari Rp11,01 triliun menjadi Rp10,55 triliun.

    Related posts