Oktober 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih INCO / Vale Indonesia Tbk anjlok 60,21% pada Q3 2015

Britama.com – Perusahaan pertambangan nikel swasta terbesar di Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan penurunan laba bersih pada Q3 2015 60,21% menjadi USD51,86 juta atau USD0,005 per saham dibandingkan USD130,35 juta pada periode yang sama tahun 2014.

Penurunan kinerja INCO pada Q3 2015 tersebut disebabkan oleh Pendapatan pokok Perseroan yang mengalami penurunan dari USD772,30 juta menjadi USD613,14 juta, penurunan pendapatan tersebut akibat lesunya ekonomi dunia yang berimbas pada harga nickel. Pendapatan lain Perseroan mengalami kenaikan dari USD0,57 juta menjadi USD1,00 juta. Pendapatan Pokok Perseroan seluruhnya berasal dari pertambangan dan pengolahan nikel dengan harga patokan berasal dari LME (London Metal Exchange)

Beban pokok Perseroan menurun dari USD538,11 juta menjadi USD496,75 juta, dan Beban usaha Perseroan mengalami penurunan dari USD11,25 juta menjadi USD9,53 juta, serta Beban Lainnya mengalami penurunan dari USD34,84 juta menjadi USD28,43 juta. Beban Keuangan Perseroan juga menurun dari USD9,12 juta menjadi USD8,33 juta.

Hingga Q3 2015, aset INCO tercatat sebesar USD2,28 miliar, turun dari USD2,33 miliar pada tahun 2014. Total utang Perseroan menurun dari USD548,84 juta tahun 2014 menjadi USD446,76 juta pada Q3 2015.

Related posts