Januari 20, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

GDST cetak kerugian bersih mencapai Rp69,09 miliar pada Q3 2015

Britama.com – PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) melaporkan kinerja yang kurang memuaskan pada Q3 2015 dengan mengalami kerugian sebesar Rp69,09 miliar atau Rp(8,43) per saham bila dibandingkan dengan kinerja pada Q3 2014 yang masih membukukan laba bersih sebesar Rp7,29 miliar atau Rp1,27 per saham.

Merosotnya kinerja Perseroan disebabkan bahan baku Perseroan mengalami kenaikan harga, yang tercermin pada Q3 2015 Perseroan telah membukukan kerugian kotor sebesar Rp14,89 miliar, sedangkan pada Q3 2014 perseroan masih membukukan laba kotor sebesar Rp61,18 miliar. Rugi(Laba) kotor terdiri dari Penjualan dikurangi Beban Pokok Penjualan.

Untuk Pendapatan Pokok Perseroan pada Q3 2015 mengalami penurunan sebesar 30,21% menjadi Rp657,23 miliar dari penjualan pada Q3 2014 yaitu sebesar Rp941,71 miliar. Berikut ini adalah rincian penjualan produk Perseroan pada Q3 2015 dan Q3 2014 yaitu

  1. Plat Local – Rp451,22 miliar dan Rp813,32 miliar.
  2. Waste – Rp46,80 miliar dan Rp51,99 miliar.
  3. Plat Ekspor – Rp145,94 miliar dan Rp76,72 miliar.
  4. Bahan Baku – Rp14,64 miliar dan Rp0,13 miliar.
  5. Diskon – Rp(1,37) miliar dan Rp(0,46) miliar.

Beban Pokok Perseroan mengalami penurunan dari Rp880,53 miliar menjadi Rp672,12 miliar, dan Pendapatan (beban) lain mengalami penurunan dari Rp9,49 miliar menjadi Rp5,65 miliar, sedangkan beban usaha mengalami peningkatan dari Rp50,75 miliar menjadi Rp61,13 miliar, dan beban Keuangan Perseroan mengalami peningkatan dari Rp6,91 miliar menjadi Rp8,74 miliar.

Pendapatan (beban) pajak Perseroan meningkat dari Rp(2,58) miliar menjadi Rp25,69 miliar.

Aset GDST hingga Q3 2015 sebesar Rp1,13 triliun, turun dari Rp1,36 triliun. Utang Perseroan menurun dari Rp497,41 miliar menjadi Rp340,59 miliar.

Related posts