Januari 16, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kinerja Q3 2015: Rugi bersih ANTM mencapai Rp1,04 triliun

Britama.com – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) masih mencatat kerugian bersih sebesar Rp1,4 triliun atau Rp(108,87) per saham. Kinerja ANTM anjlok bila dibandingkan dengan Rugi bersih pada Q3 2014 yaitu Rp590,37 miliar atau Rp(61,92)per saham.

Kerugian tersebut disebabkan oleh Laba kotor Perseroan menurun dari Rp505,82 miliar menjadi Rp422,68 miliar atau turun 16,44%. Laba kotor Perseroan terdiri dari Penjualan dikurangi Beban Pokok.

Meskipun ANTM mengalami kerugian, Penjualan Perseroan tetap meningkat. Penjualan ANTM pada Q3 2015 Rp9,04 triliun, tumbuh 55,94% dari Penjualan Q3 2014 yaitu Rp5,81 triliun, Pendapatan (Kerugian) dari entitas asosiasi mengalami kenaikan dari Rp(210,20) miliar menjadi Rp(319,33) miliar. Penjualan ANTM pada Q3 2015 dan Q3 2014 terdiri dari Penjualan Emas, Feronikel, Bijih Nikel, Batubara, Alumina, Bauksit. Penjualan Komoditas Emas yang memberikan konstribusi terbesar ke ANTM yaitu 72,23% pada Q3 2015 yaitu Rp6,53 triliun dan Q3 2014 sebesar Rp2,79 triliun, selain itu antara lain:

  1. Feronikel – Rp2,14 triliun miliar dan Rp2,61 triliun.
  2. Batubara – Rp129,19 miliar dan Rp128,20 miliar.
  3. Bijih Bauksit – Rp58,29 miliar dan Rp9,92 miliar.
  4. Perak – Rp70,33 miliar dan Rp119,77 miliar.
  5. Bijih Nikel – Rp0 dan Rp89,11 miliar.
  6. Jasa Logam Mulia – Rp3,68 miliar dan Rp6,40 miliar.

Walaupun penjualan perseroan naik, tetapi ANTM masih membukukan kerugian hal tersebut juga disebabkan oleh Kerugian Lain-lain yang mengalami lonjakan dari Rp264,86 miliar menjadi Rp586,67 miliar, dan Beban Pokok penjualan juga mengalami kenaikan dari Rp5,31 triliun menjadi Rp8,62 triliun, serta Beban Keuangan juga mengalami kenaikan dari Rp56,94 miliar menjadi Rp135,73 miliar, sedangkan beban usaha mengalami kenaikan dari Rp660,59 miliar menjadi Rp622,61 miliar.

Total aset ANTM pada Q3 2015 mencapai Rp24,79 triliun, naik 12,48% (adanya revaluasi aset di Q3 2015 sehingga meningkat sebesar Rp2,89 triliun) dari Rp22,04 triliun di tahun 2014, Utang ANTM sebesar Rp11,30 triliun di Q1 2015, naik dari Rp9,95 triliun tahun 2014.

Sebagai catatan, ANTM ada right issue (Penawaran umum terbatas) pada bulan oktober. Right issue tersebut belum masuk ke dalam laporan Perseroan.

Related posts