April 19, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih DGIK terkoreksi 77,62% pada Q3 2015

Britama.comPT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) mencatat laba bersih pada Q3 2015 mencapai Rp12,12 miliar atau Rp2,19 per saham. Laba bersih Q3 2015 tersebut anjlok sebesar 77,62% dari Laba bersih Q3 2014 yaitu sebesar Rp54,16 miliar atau Rp9,81 per saham.

Kinerja DGIK pada Q3 2015 kurang cemerlang, hal tersebut disebabkan oleh Lesunya bisnis konstruksi akibat terjadi perlambat ekonomi pada Q3 tahun ini, yang tercermin dari penurunan pendapatan pokok Perseroan pada Q3 2015 sebesar 15,69% menjadi Rp1,29 triliun dari Pendapatan pokok pada Q3 tahun 2014 yaitu Rp1,53 triliun. Pendapatan Pokok perseroan terdiri dari Pendapatan Konstruksi bangunan dan Sipil, dengan Konstruksi bangunan yang memberikan konstribusi terbesar dengan pendapatan Q3 2015 dan Q3 2014 masing-masing sebsear Rp1,11 triliun dan Rp1,21 triliun, sedangkan Konstruksi Sipil yaitu Rp173,64 miliar dan Rp317,21 miliar.

Beban Pokok perseroan Q3 2015 mengalami penurunan sebesar 15,56% menjadi Rp1,14 triliun dari Rp1,35 triliun Q3 2014, sedangkan Beban Bunga mengalami meningkat sedikit dari Rp15,05 miliar menjadi Rp15,18 miliar, dan beban Usaha mengalami kenaikan dari Rp83,17 miliar menjadi Rp93,24 miliar.

Hingga akhir Juni 2015, Aset DGIK mencapai Rp2,23 triliun, naik sedikit dari Rp2,04 triliun, sedangkan total utang mencapai Rp1,14 triliun, meningkat dari Rp940,36 miliar.

Related posts