Januari 18, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih SMSM tumbuh 19,15% pada Q3 2015

Britama.com – PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang peralatan Otomotif motif terutama filter dan Radiator dengan merk sakura pada Q3 2015 ini melaporkan pertumbuhan kinerja sebesar 19,15% dengan laba bersih menjadi Rp352,86 miliar atau Rp214 per saham dari laba bersih pada Q3 2014 yaitu sebesar Rp295,11 miliar atau Rp190 per saham.

Pencapaian kinerja SMSM pada Q3 2015 tersebut didukung oleh peningkatan pendapatan lain dari Rp12,71 miliar menjadi Rp44,46 miliar, pendapatan lain itu terdiri dari keuntungan kurs dan keuntungan dari akuisisi perusahaan, selain itu Pendapatan Pokok Perseroan juga meningkat dari Rp1,93 triliun menjadi Rp2,04 triliun.

Pasar utama Perseroan berasal dari Ekspor dengan Pendapatan pada Q3 2015 dan Q3 2014 masing-masing sebesar Rp1,39 triliun dan Rp1,33 triliun, Sedangkan Lokal yaitu Rp647,35 miliar dan Rp603,80 miliar. Berikut ini adalah rincian penjualan Produk Perseroan pada Q3 2015 dan Q3 2014 yaitu

  1. Penyaring / Filter – Rp1,26 triliun dan Rp1,20 triliun.
  2. Radiator – Rp300,51 miliar dan Rp292,83 miliar.
  3. Koraseri / Body Maker – Rp84,42 miliar dan Rp103,21 miliar.
  4. Distribusi / Perdagangan – Rp323,68 miliar dan Rp240,40 miliar.
  5. Lain-lain – Rp70,55 miliar dan Rp94,07 miliar.

Beban Pokok Perseroan pada Q3 2015 meningkat sebesar 4,35% menjadi Rp1,44 triliun dari Beban Pokok pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp1,93 triliun, dan Beban usaha meningkat dari Rp151,27 miliar menjadi Rp189,59 miliar, sedangkan beban keuangan menurun dari Rp18,63 miliar menjadi Rp16,79 miliar.

Aset SMSM pada Q3 2015 mengalami peningkatan sebesar 33,14% menjadi Rp2,33 triliun dari Aset tahun 2014 yaitu Rp1,75 triliun. Utang Perseroan mengalami peningkatan dari Rp0,64 triliun menjadi Rp0,85 triliun.

Peningkatan aset Perseroan pada Q3 2015 yang melebihi 20%, hal tersebut disebabkan perseroan mengakuisisi 100% saham Bradke Synergies Sdn Bhd, sehingga laporan terkonsolidasi ke Perseroan yang menyebabkan Persediaan meningkat 50,4% menjadi Rp649,74 miliar, dan Piutang Perseroan meningkat 12,2% menjadi Rp649,14 miliar, serta Aset tetap Perseroan meningkat 52,7% menjadi Rp752,59 miliar (Belum diaudit).

Untung Total utang Perseroan yang mneningkat melebihi 20% hal tersebut disebabkan oleh Perseroan mengakuisisi Bradke Synergies Sdn Bhd sehingga laporan konsolidasi Utang Usaha Perseroan juga meningkat 51,1% menjadi Rp230,21 miliar, dan Hutang lain-lain meningkat sangat besar dari Rp2,53 miliar menjadi Rp210,18 miliar.

Related posts