Januari 19, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih TELE / Tiphone Mobile tumbuh 20,33% pada Q3 2015

Britama.com – Emiten penjualan Pulsa dan HP, serta jasa Service, PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) membukukan laba bersih sebesar Rp289,41 miliar atau Rp41 (dilusian Rp40) per saham, laba bersih tersebut meningkat 20,33% YoY (Year On Year) dibandingkan Rp240,72 miliar atau Rp41 (dilusian Rp36) per saham pada periode yang sama tahun 2014.

Pertumbuhan kinerja TELE pada Q3 tersebut didukung oleh Pendapatan Perseroan yang melonjak 45,28% menjadi Rp14,79 triliun dari Rp10,18 pada periode yang sama tahun 2014. Pendapatan Perseroan pada Q3 2015 dan Q3 2014 terdiri dari

  1. Voucher dan Kartu Perdana – Rp9,12 triliun dan Rp6,32 triliun.
  2. Telepon Selular – Rp5,29 triliun dan Rp3,61 triliun.
  3. Komisi – Rp370,91 miliar dan Rp251,57 miliar.
  4. Jasa Perbaikan – Rp1,31 miliar dan Rp0,70 miliar.

Beban Pokok Perseroan meningkat dari Rp9,60 triliun menjadi Rp13,990 triliun, dan Beban usaha meningkat dari Rp208,31 miliar menjadi Rp327,97 miliar, serta Beban keuangan Perseroan mengalami lonjakan dari Rp73,03 menjadi Rp202,38 miliar.

Pada Q3 2015, Aset TELE mengalami pertumbuhan sebesar 32,47% menjadi Rp6,65 triliun dari aset pada tahun 2014 yaitu Rp5,02 triliun. Utang Perseroan meningkat dari Rp2,52 triliun menjadi Rp3,91 triliun. Aset Perseroan dan Utang Perseroan meningkat, hal tersebut disebabkan oleh adanya Peminjaman uang pada tahun ini senilai Rp2,52 triliun dari beberapa bank antara lain PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) Rp650,97 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp626,17 miliar, The Hongkong dan Shanghai Banking Corp, Ltd Cabang Jakarta Rp625,00 miliar, dan Standar Chartered Bank Cabang Jakarta Rp624,63 miliar.

Related posts